GP Ansor Salam Magelang Sosialisasi Pemasangan Face Shield ke Santri dan Pedagang Pasar

Suasana pembagian dan sosialisasi pemasangan face shield di pasar tradisional Srumbung Kecamatan Salam Magelang. (Humas)

MAGELANG (SigiJateng) – PAC GP Ansor Kecamatan Salam Kabupaten Magelang membagikan face shield kepada pedagang pasar tradisional di lereng Gunung Merepi Magelang, Senin (29/6/2020).

Koordinator Nasional Banser Tanggap Bencana Chabibullah mengatakan aksi sosial ini adalah untuk mengenalkan face shield, baik teknik pemakaian maupun fungsinya. Face shiled digunakan menjaga diri dalam beraktifitas keseharian baik di pasar maupun di rumah.

“Aksi berbagi face shield ini merupakan salah satu bentuk partisipasi kami mendukung kebijakan pemerintah yang akan memberlakukan new normal,” ungkap Chabibullah di sela-sela pembagian face shield di pasar Srumbung Magelang, Senin (29/6/2020).

Banser sedang membagikan face shield di perbatasan Jateng-DIY. (Humas)

Salah seorang pedagang Agus Ojek mengatakan dengan memakai face shield dirinya merasa lebih nyaman. Untuk para pedagang gorengan, face shield ini bisa melindungi wajahnya dari percikan minyak.

Selain di pasar tradisional, pembagian face shield juga dilakukan di Pondok Pesantren Darussalam Kricaan Mesir Salam. Dan di Tugu Perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Jogja untuk pedagang keliling dan pedagang yang ada rest area Tuguireng.

Sosialisasi cara pemakaian face shield juga dilakukan di Pondok Pesantren Darussalam. (Humas)

Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam KH Hadziq Sholeh menyampaikan terima kasih kepada GP Ansor Kecamatan Salam yang telah membantu dan mensosialisasikan tentang fungsi dan cara memakai face shield kepada para santri dan pengurus pondok.

“Dengan menggunakan face shield, para santri, pengajar dan pengasuh menjadi lebhih nyaman. Dan interaksi kami baik dalam proses ngaji maupun keseharian jadi semakin percaya diri. Awal-awal pakai agak canggung, namun setelah dilakukan sosialiasasi tidak lagi,” ujarnya.

Kepala Satuan Koordinasi Rayon Banser Kecamatan Salam, Arif menyapaikan, dalam menyikapi masa New Normal, pihaknya mengadakan kegiatan memberikan face shield kepada pedagang dan santri.

“Dipilihnya pedagang pasar dikarenakan pasar merupakan tempat dengan intensitas interaksi tinggi dari berbagai kalangan masyarakat. Mereka berasal dari berbagai daerah sehingga rentan terdapat penyebaran Covid-19,” jelasnya.

“Kenapa kita memabgi face shield? Karena mungkin ada dari sebagian masyarakat yang merasa kalau memakai masker kurang nyaman. Lalu PAC GP Ansor Srumbung berinisiatif membuat face shield yang selain sebagai bagian dari kampanye mentaati protokol kesehatan, sekaligus sebagai bagian pemberdayaan ekonomi anggota GP Ansor,” pungkasnya.

(Mushonifin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here