PSIS Menanti Gelandang Jepang, Bomber HNY Malah Cedera

Hari Nur Yulianto bersama Bruno Silva, Bomber PSIS 2018.

SIGIJATENG.ID, Semarang – Keinginan PSIS untuk mendapatkan pemain asing asal Asia segera terwujud.  Pemain itu direncanakan datang Minggu (31/3/2019). Dia berasal dari Jepang. Namun PSIS masih tutup mulut soal identitas pemain yang dimaksud, dengan alasan belum dapat tanda tangannya sekaligus pemain itu jadi rebutan dengan tim lain.

“Tunggu besok siang (Minggu-red) untuk kedatangannya,” kata CEO PSIS, Yoyok Sukawi, Sabtu,(30/3/2019).

Yoyok Sukawi benar-benar menutup rapat identitas pemain itu. Sampai inisialnya pun tidak menyebutnya. “Pastinya kita tunggu besok siang saja,” katanya Ketua Komisi E DPRD Jateng ini.

Sementara Direktur PSIS, Kairul Anwar mengatakan saat ini pihaknya belum berani menyebutkan identitasnya karena dia menjadi rebutan klub lain. “Akan kita rilis kalau sudah mendapatkan tanda tangannya. Karena pemain tersebut sedang jadi rebutan klub lain,”  terangnya.

Pemain asal Jepang yang direkrut harus sesuai yang dibutuhkan PSIS. Yakni cerdas mengeksekusi bola mati dan menjadi penyuplai bola untuk striker. Selain itu pemain tersebut  juga harus mampu mengendalikan tempo permainan.

Disisi lain, kabar kurang menggembirakan datang dari lokasi training center PSIS Semarang di Bandungan Kabupaten Semarang.  Penyerang utama sekaligus kapten tim PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto mendapat cedera dalam program pemusatan latihan di kawasan Bandungan, Kabupaten Semarang.

Alhasil, sejak Jumat (29/3/) dia harus berlatih secara terpisah dengan pemain lain. Hari Nur mengalami cedera hamstring saat berlatih di Lapangan Watugandu Kamis (28/3/2019).

Menurut Dewan Widya Darma, fisioterapis PSIS Semarang,  Hari Nur Yulianto harus beristirahat setidaknya sampai tiga hingga tujuh hari ke depan.

 “Banyak faktor yang menyebabkan dirinya cedera. Bisa karena kelelahan otot juga karena lapangan yang kurang standar. Lapangan di sini terlalu becek. Saat ini dirinya melakukan pemulihan,” ujar Widya Darma.

Sementara itu, gelandang asal Papua, Arthur Bonai kembali bergabung dengan skuat Mahesa Jenar (julukan PSIS) setelah mengikuti pemanggilan Timnas senior Indonesia. Mantan pemain Perseru Serui ini belum lama ini megikuti pemusatan latihan (TC) bersama Timnas senior di Australia dan Bali.

Diakui oleh Arthur, kondisinya masih belum benar-benar fit terkait beberapa faktor. Kembali bergabung, Arthur mengatakan akan memusatkan fokusnya ke PSIS Semarang. Pemain berusia 27 tahun tersebut bertekad untuk bermain dengan baik bersama Laskar Mahesa Jenar. (aris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here