#2021balijatidiri, Panser Biru Minta Dukungan Komisi E DPRD Jateng

CEO PSIS Yoyk Sukawi menyerahkan berkas aspirasi suporter PSIS kepada Ketua Komisi E DPRD Jateng Abdul Hamid, Senin 4/1/20221).

SEMARANG (SigiJateng) – Supporter PSIS Panser Biru terus berusaha agar tahun 2021 ini PSIS yang turun di Liga 1 bisa bermain di Jatidiri atau #2021balijatidiri. Upaya yang dilakukan kali ini, pada Senin (4/1/2020) siang dengan didampingi CEO PSIS Yoyok Sukawi, jajaran DPP Panser Biru beraudiensi dengan Komisi E DPRD Jateng. Kedatangan mereka diterima langsung oleh Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jateng, Abdul Hamid bersama sejumlah anggota komisi dari berbagai fraksi yang ada.

Sekum DPP Panser Biru, Toby Mahendra menyatakan, Panser Biru ingin tahun 2021 PSIS sudah bermain di Jatidiri Semarang. Karena banyak keuntungan yang akan diraih bagi manajemen dan warga Kota Semarang, apalagi kondisi Stadion Jatidiri ini, juga sudah sangat memungkinkan untuk bisa digunakan, meski belum jadi 100 persen.

Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jateng, Abdul Hamid saat memberikan keterangan kepada wartawan usai audiensi dengan suporter PSIS.

“Kalau sekarang Jatidiri belum jadi, itu sebetulnya bukan persoalan. Kuncinya ada di Pak Gubernur. Hal lainnya, bisa dibicarakan. Saat PSIS pakai Stadion di Magelang dulu malah kondisinya stadionnya belum sebaik Jatidiri sekarang ini. Tapi toh juga bisa,” kata Toby.

Dia menambahkan, usaha-usaha yang sudah dilakukan diantaranya dengan memasang banyak panduk #2021balijatidiri dibanyak tempat, mengirim bunga ke kantor Gubernur Jateng, beraudiensi dengan Kepala Disporapar Jateng, dan kini datang ke DPRD Jateng.

“Kami kesini ini selain ingin menyampaikan apa yang menjadi keinginan kami yakni #2021balijatidiri juga sekaligus memohon Komisi E DPRD Jateng  setuju dan mendukung keinginan kami ini. Harapan kami, dalam waktu beberapa hari kedepan ada respon baik dari Pak Gubernur. Jika belum ada tanggapan dari Pak Ganjar, Senin, 11 Januari kami akan trun jalan,” katanya.

Sementara itu, Yoyok Sukawi selaku CEO PSIS, mengaku sangat mengapresiasi apa yang dilakukan pendukung setia kesebelasannya. Dengan dukungan dari berbagai pihak, dia yakin Stadion Jatidiri akan bisa segera digunakan sebagai homebase tim berjuluk Mahesa Jenar itu.

”Semangat Manajemen Tim PSIS dan para suporter untuk segera bisa memanfaatkan Stadion Jatidiri patut didukung. Suporter hanya ingin PSIS bisa main di Jatidiri tahun 2021. Kami tegaskan, kami bukan bermaksud untuk menguasai stadion, tapi kalau diminta untuk membantu menyelesaikan renovasi kami siap,” ungkap Yoyok, yang juga anggota DPR RI ini.

Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jateng, Abdul Hamid mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti apa yang mejadi keinginan supporter dan PSIS. Pihaknya akan segera melayangkan surat kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, melalui Ketua DPRD Jateng, dan kepada beberapa pihak untuk mengetahui progress pembangunan stadion Jatidiri sampai saat ini.

”Target awal renovasi Stadion Jatidiri memang 2020. Tetapi karena refocusing akibat pandemi covid-19, pembangunannya akan dicicil lagi mulai 2021 sampai 2022 untuk finishingnya,” kata Abdul Hamid dalam keterangannya usai audiensi.

Ditambahkan dia, karena ada refocusing ini proyek ini diperkirakan baru selesai pada tahun 2023. Namun jika PSIS beserta kelompok suporter Panser Biru ingin segera memanfaatkan stadion yang ada, dan ternyata bisa maka itu lebih baik.

Berita Lainnya:

“Harapan kami, nanti ada keputusan terbaik, yakni Pemprov mengizinkan Jatidiri bisa digunakan PSIS tahn 2021 ini. Apabila kemudian ada verifikasi dari FIFA ataupun PSSI, saya yakin bisa diselesaikan Manajemen PSIS. Baik itu untuk kapasitas penonton, lighting atau prasarana lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, ide dan masukan ini sama-sama menguntungkan, baik untuk Pemprov Jateng maupun Manajemen PSIS sendiri. ”Jangan kemudian dianggap Manajemen PSIS ingin menguasai Stadion Jatidiri, enggaklah,” tukas Abdul Hamid. (Aris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here