Tiga Masjid dan Baznas Jateng Sumbang Korban Tsunami Pandeglang Rp 150 Juta

KH Ahmad Darodji

SIGIJATENG.ID, Semarang – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Tengah dan tiga masjid besar di Kota Semarang, yakni Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) di Jalan Gajah Raya, Masjid Agung Semarang (MAS) d Kauman dan Masjid Raya Baiturrahman Simpang Lima menyumbang Rp 150 juta untuk korban bencana tsunami Selat Sunda, di Pandeglang, Banten yang terjadi 22 Desember 2018.

Hal tersebut disampaikan Ketua Baznas Jateng Dr KH Ahmad Darodji, MSi kepada pers di kantornya, Sabtu (19/1/2019)

“Bantuan Rp 150 juta ini akan disalurkan secara langsung ke Pandeglang, Provinsi Banten, besuk pada Selasa (22/1/2019),” kata Kiai Darodji  didampingi Sekretaris MAJT KH Muhyiddin, Ketua Yayasan MAS KH Khammad Maksum Alhafidh dan Sekretaris Yayasan Masjid Raya Baiturrahman.

Menurut Kiai Darodji, donasi sebesar Rp 150 juta ini diperoleh dari Baznas Jateng Rp 55 juta, MAJT Rp 20 juta, MAS Rp 50 juta dan Masjid Baiturrahman Rp 25 juta. “Dana yang disalurkan oleh ketiga masjid tersebut diperoleh dari dua kali perolehan infak salat Jumat,” terangnya.

Dijelaskan, rombongan yang akan menyertai penyaluran sumbangan tersebut terdiri, Kiai Darodji selaku Ketua Baznas Jateng didampingi dua pengurus Baznas, sesepuh Jawa Tengah sekaligus mantan Gubernur Jateng KH Ali Mufiz MPA. Dari DPP MAJT akan berangkat Prof Dr KH Noor Achmad MA dan Sekretaris Drs KH Muhyiddin M.Ag. Kemudian dari MAS Ketua Yayasan KH Khammad Maksum Alhafidh dan Ketua Takmir KH Hanief Ismail Lc. Wakil Baiturrahman, KH Sarjuli dan KH Fauzan Ahmad.

Sebagaimana diketahui, bencana tsunami Selat Sunda yang menerjang Banten dan Lampung pada 22 Desember 2018, menyebabkan 430 orang lebih meninggal dunia. Selain itu ada 1.016 orang yang menjadi korban luka-luka, 150 orang hilang dan 16.000 orang mengungsi.

Selain itu, 611 unit rumah rusak, 69 hotel-vila rusak hingga 420 perahu mengalami kerusakan akibat tsunami ini. Korban dan kerusakan ini berada di lima kabupaten, yaitu Pandeglang, Serang, Lampung Selatan, Tanggamus dan Pesawaran. (Rizal/Aris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here