Peduli Pendidikan, Penyandang Disabilitas Asal Blora Terima Penghargaan

Sriyono bersama rekannya yang lain saat menerima penghargaan dari Kemendikbud, Kamis (7/11/2019) (foto:agung/sigijateng.id)

SIGIJATENG.ID, Blora – Sriyono Abdul Qohar seorang penyandang disabilitas asal Kabupaten Blora, Jawa Tengah mendapatkan penghargaan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Penghargaan tersebut diberikan atas dasar perjuangan dan perhatiannya terhadap pendidikan anak usia dini (PAUD).

Sriyono sejak lahir menderita tuna daksa. Karena kekurangannya itu, ia pun sering ditolak sejumlah sekolah untuk mengajar. Tak mau patah semangat, pada tahun 2009 ia lalu mendirikan sekolah PAUD yang diberi nama Gembira Ria di tanah kelahirannya, di Desa Sendangmulyo Kecamatan Ngawen, Blora. Biaya pendidikan pun ia gratiskan untuk anak didiknya.

Saat ditemui di Sekretariat Difabel Blora Mustika (DBM) di Desa Kamolan, Blora, Kamis (7/11/19) Sriyono merasa terhormat atas penghargaan yang diberikan oleh Kemendikbud.

“Merasa kaget, sangat senang, dan terhormat mendapatkan undangan dari Dirjend PAUD dan Diknas Kemendikbud untuk mengikuti seminar internasional di Hotel Millenium Jakarta, terlebih bisa menerima anugrah penghargaan sosok pegiat PAUD,” ungkap Sriyono.

Ada sepuluh orang yang mendapat penghargaan serupa dari Kemendikbud berdasarkan sejumlah kategori. Untuk kategori pejuang PAUD di pedalaman diberikan kepada Thelma Margaretha Huka dari Jayapura dan Citra Merina Wati dari Sangihe Talaud Sulawesi Utara.

Kategori Pegiat PAUD Peduli lingkungan diberikan kepada Syafitri dari Palembang dan Zainab Yusuf dari Medan. Kategori Penyandang Cacat Peduli PAUD diberikan kepada Sriyono dari Blora Jawa Tengah dan Tutik Isyani dari Boyolali. Kategori Tokoh Peduli PAUD diberikan kepada Elisa Kasali Jakarta dan Anggia Anggraini dari Pontianak.Kategori Tokoh Inovatif PAUD diberikan kepada Nursyida Syam dari NTB dan Nurhaely Banjar Masin dan Kategori Komunitas oleh Ni Nyoman Mulasih, PAUD Desa Adat Bali dan Muhammad Fauzi Komunitas Pedagang Jamu Gerobak dari Sidoarjo Jawa Timur.

Penghargaan diberikan langsung oleh Direktur Pembinaan PAUD, Muhammad Hasbi di Hotel Millenium Jakarta, Rabu malam (6/11/19).

Sriyono mengaku termotivasi atas penghargaan ini. Dirinya berjanji akan terus berjuang mendidik anak-anak di desanya agar mendapatkan pendidikan yang layak.

“Tentunya ini jadi motivasi saya untuk terus berbuat. Melakukan yang terbaik bagi anak-anak agar mendapatkan pendidikan yang layak. Dan harapannya kelak mereka menjadi orang berhasil”, harapnya. (Agung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here