Museum Sonobudoyo Yogyakarta Tampil Lebih Modern untuk Tarik Wisatawan Muda

Salah satu koleksi di Museum Sonobudoyo (foto Instagram ide_destinasimu)

SIGIJATENG.ID – Pergi ke museum bukanlah sesuatu yang kuno, bahkan saat ini sedang menjadi tren anak muda untuk mencoba kegiatan baru dengan sebutan ‘museum date’.

Jadi tren ini merupakan sebuah aktivitas berkeliling museum yang dilakukan oleh seseorang bersama pasangannya, baik pasangan kekasih, sahabat atau teman.

Sejak awal November 2022 Museum Sonobudoyo menjadi populer di kalangan anak muda karena tampilannya yang kini lebih modern dan artistik, banyak spot di Museum Sonobudoyo yan instragramable sekali.

Bukan saja menambah pengetahuan terkait sejarah koleksi yang ada di museum, mereka juga mengabadikannya ke dalam bentuk video maupun foto hingga membuat banyak anak muda tertarik untuk mengunjunginya.

Museum Sonobudoyo sendiri berada di area Alun-alun Kidul tepat di seberang jalannya. Di depan museum juga dengan jelas tertera tulisan “Museum Sonobudoyo” dengan patung topeng wayang yang berukuran cukup besar.

Harga tiket masuknya hanya 3000 rupiah per orangnya, harga tersebut tentu sangat sesuai dengan kantong mahasiswa. Di sini juga terdapat parkiran motor yang cukup luas sehingga tidak perlu khawatir jika membawa rombongan.

Namun, berdasarkan peraturan Gubernur Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, harga tiket masuk kini naik menjadi 10 ribu rupiah untuk orang dewasa, 5 ribu rupiah untuk pengunjung anak-anak dan 20 ribu rupiah bagi wisatawan mancanegara.

Ketika memasuki Museum Sonobudoyo, anda bisa membeli tiket masuk di tempat security di samping gerbang masuk utama.

Setelah membayar dan mengisi daftar hadir di buku kunjungan, anda akan mendapatkan tiket masuk berupa QR Code.

Kemudian selanjutnya anda akan memasuki gate masuk dimana anda diharuskan untuk menscan tiket masuk tadi, selanjutnya cek suhu dan menggunakan hand sanitizer seperti yang biasa kita lakukan di masa pandemi ini.

Setelah sampai di dalam museum anda dapat explore seluruh fasilitas dan setiap sudut museum dengan gratis. Ada banyak ruangan yang akan anda lalui selama berjalan mengelilingi museum.

Setiap ruangannya memeliki tema dan isi yang berbeda-beda. Sebagai gambaran, pada ruangan pertama anda masuk, anda akan diperlihatkan berbagai macam alat music tradisional khas jawa, kemudian ketika memasuki ruangan selanjutnya, anda akan dimanjakan dengan alat-alat zaman dahulu, berlanjut ke ruangan-ruangan selanjutnya, akan ada topeng, wayang, hingga di titik akhir kita bisa berfoto di hiasan gapura yang sangat tradisional.

Setiap alat-alat maupun barang-barang yang ada di museum Sonobudoyo sudah dilengkapi keterangan nama dan penjelasan sejarah.

Sehingga pengunjung bisa tinggal membaca di dalam kaca tersebut. Bahkan di dalam museum ada patung yang dilapisi emas 24 karat yang masih terjaga sejak zaman dahulu.

Secara keseluruhan, disain interior sangat bagus, bahkan sudah ada yang terintegrasi teknologi sehingga Museum Sonobudoyo sudah sangat canggih dan siap menghadapi revolusi 4.0.

Museum Sonobudoyo buka setiap hari Selasa hingga hari Minggu, mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan 21.00 WIB

(akhida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here