Bagikan Sembako Pada Tengah Malam, Ini Alasan PT. Sahabat Karya Nusantara

Direktur PT. Sahabat Karya Nusantara, Ahmaf Fuadi, sedang mengatur sembako yang akan dibagikan. (foto mushonifin/Sigi Jateng)

SEMARANG (SigiJateng) – PT. Sahabat Karya Nusantara melakukan pembagian 100 paket sembako untuk ikut berkontribusi menanggulangi dampak sosial yang ditimbulkan oleh persebaran covid-19 pada Selasa tengah malam (7/4/2020) pada pukul 22.00 hingga selesai.

Pembagian dilakukan dengan cara menemui satu persatu orang-orang yang ada di jalanan dengan tidak memumpuk sembako di satu titik. Teknis pembagian sendiri dilakukan sambil berjalan mulai dari Jl. Indraprasta, stasiun Poncol, Pasar Johar, Jl. Dr. Cipto, hingga Jl. Majapahit.

Direktur PT. Sahabat Karaya Nusantara, Ahmad Fuadi mengatakan, cara ini dilakukan agar tidak ada penumpukan massa yang mana hal itu dilarang pada masa pandemik seperti sekarang ini.

Salah satu staf PT. Sahabat Karya Nusantara sedang membagikan sembako kepada tukang becak di pinggir jalan. ( foto mushonifin/Sigi Jateng)

“Jadi kita memberikan satu persatu sembako dengan mendatangi setiap orang di pinggir jalan untuk menghindari penumpukkan massa, jadi bukan mereka yang datang ke kita, tapi kita datang langsung ke mereka,” ujarnya.

Ketika ditanya kenapa melakukan kegiatan sosial itu di malam hari, pria yang akrab disapa Pukadi ini mengatakan jika malam hari cenderung tidak ada penumpukan massa dan jelas sasaran bantuan ini kepada orang-orang yang memang hidup di jalanan.

“Kalau tengah malam di jalanan itu kan jelas siapa orang-orang yang memang harus kita beri bantuan, mulai dari tukang becak, supir taksi, ojol, hingga para tuna wisma,” ujarnya.

Komisaris PT. Sahabat Karya Nusantara, Hadi Ma’ruf mengatakan bahwa kegiatan ini sudah dilakukan di dua Kota lainnya yaitu Jepara dan Salatiga.

Suharni, salah satu pemerima paket sembako. ( foto mushonifin/Sigi Jateng)

“Selama seminggu ini kita sudah melakukan kegiatan seperti ini di Jepara, Salatiga, dan sekarang di Semarang,” ujarnya.

Di Jepara sendiri kegiatan bhakti sosial ini dibanti oleh komunitas ibu-ibu Gerakan Jalan Lurus (GJL) yang menyasar kepada para janda, lansia, dan yatim piyatu.

“Kita juga membagikan kepada para disabilitas,” jelas ma’ruf.

Suharni, seorang yang turut menerima bantuan ini menyampaukan rasa terimakasihnya pada tim pembagian sembako.

“Terimakasih sekali atas bantuannya, saya doakan semoga panjang umur dan murah rejekinya,” ujar Suharni mengucapk syukur.

Rencananya aksi sosial ini akan berlanjut di beberapa kota lagi selama masa pandemik ini masih berlangsung. (Mushonifin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here