HUT ke 20, Forhati Jateng Gelar Seminar Rezeki Langit dan Pameran Produk Binaan

SIGIJATENG.ID, Semarang – Forum Alumni HMI Wati (Forhati) Jawa Tengah memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Forhati ke 20 dengan sejumlah kegiatan. Kegiatan acara dipusatkan di Wisma Perdaiamaian Tugumuda Semarang, Sabtu (26/1/2019). Acara dihadiri oleh ratusan tamu undangan, terdiri dari pejabat Pemprov Jateng, sesepuh Forhati dan Kahmi, pengurus Majelis Nasional Forhati, pengurus Majelis Wilayah Forhati Jawa Tengah, perwakilan pengurus Majelis Daerah Forhati dari se Jateng, dan lain-lain.  

Sejumlah kegiatan yang digelar dari pagi sampai sore antara lain, seminar nasional, pameran produk binaan Forhati Jateng,  fashion show, pendatangan MOU antara MW Forhati Jawa Tengah dengan Pospes Modern Tazakka dan Lapas Perempuan kelas II Semarang, pelatihan usaha melalui online, testimoni usaha online, launching website Forhati Market, dan lain-lain.

Presedium Majelis Wilayah (MW) Forhati Jateng Hj. Endang Is Retnoningsih mengatakan, hari ulang tahun Forhati sebetulnya jatuh tanggal 12 Desember, namun MW Forhati Jawa Tengah baru bisa melaksanakan sekarang. “Terima kasih atas kehadirannya pada acara ini. HUT Forhati ke 20 ini kami mengusung tema ‘20 Tahun Forhati, Mengabdi untuk Agama, Bangsa dan Negara, Meningkatkan Ekonomi dan Kualitas Umat’,” kata Endang Is Retnoningsih dalam sambutannya.

Endang Is Retnoningsih menambahkan, Forhati sudah berdiri 20 tahun lalu, namun Forhati Jawa Tengah baru berdiri pertengahan tahun 2017. Itu artinya Forhati Jawa Tengah baru berusia sekitar 1,5 tahun. Namun dengan kerja keras, kebersamaan, kekompakan dan keikhlasan pengurus dan anggota, Forhati Jawa Tengah bisa berkembang maju. Banyak kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan, baik kegiatan yang dilakukan sendiri maupun bekerja sama dengan ormas atau lembaga lain, seperti KAHMI. “Beberapa kegiatan yang ada seperti bekerjasama dengan LP Wanita kelas 2 Semarang, bekerjasama dengan Pesantren Modern TAzzaka, membina sejumlah desa binaan di lereng Gunung Merbabu, dan juga kegiatan  sosial seperti penyerahan daging kurban dan lain-lain,” kata Endang Is Retnoningsih.

Menyinggung soal seminar nasional, kata Endang Is Retnoningsih, tema yang diangkat yakni Pemahaman Alquran dan Rrezeki Langit, dengan pembicara  Dr Mohammad Nasih, MSi.  Tema ini sengaja diangkat guna mengingatkan kepada kita semua bahwa pada dasarnya, manusia dalam berikhtiar mencari rezeki itu haru tetap berpegang teguh dan sesuai dengan Alquran.  “Kita berharap mendapat rejeki barokah. Kita ikhtiar sesuai dengan ajaran Alquran. Insyaallah akan datang rejeki dari langit, rejeki yang datangnya tidak diduga-duga.  Ketika ekonomi dan agama sudah digabungkan dalam perilaku manusia, maka rejeki langit akan datang tanpa diduga,” beber Endang Is Retnoningsih.

Sementara, Sekretaris Jendral MN Forhati Hj Jumrana Salikki mengatakan, MW Forhati Jawa Tengah layak dapat pujian dan dicontoh MW Forhati lain. Meski usinya baru 1,5 tahun, namun selama ini sangat aktif, program-programnya banyak dan bagus-bagus, bahkan mengalahkan beberapa MW Forhati yang sudah lebih dahulu bediri. “Ada beberapa MW Forhati provinsi lain yang ‘iri’ dengan MW Forhati Jawa Tengah.  MW Forhati Jawa Tengah bisa memacu provinsi lain,” kata Hj Jumrana Salikki saat memberikan sambutan. (Aris/Rizal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here