Artis-Artis ini Pernah Berwisata ke Pasar Karetan Lho..

Cut Meyriska saat kunjungi Pasar Karetan di Boja Kendal

SIGIJATENG.DI, Semarang – Penggabungan antara alam, berpadu dengan tradisional dan konsep kekinian ala milenial menjadi tren wisata saat ini. Contohnya saja Pasar Karetan. Sejak dilaunching 5 November 2017, Pasar Karetan telah menjadi primadona baru destinasi wisata.

Mei Kristianti, Konseptor Pasar Karetan mengatakan, Pasar Karetan sudah banyak menarik perhatian wisatawan. Tak hanya itu, Pasar Karetan pun juga sudah dikunjungi para artis tanah air.

Sebut saja Cut Meyriska, Vega Darwanti, Ucie Sucita, Dewi Sandra, Ayu Sitha dan lainnya.

“Sebagai destinasi wisata segala kalangan umum, Pasar Karetan punya macam aneka kuliner tradisional yang jarang ditemui di kota besar, wahana permainan tradisional seperti dolanan anak yang bisa dimainkan, ada bakiak, dakon, kelereng, dan lainnya. Tiap Minggunya ramai dikunjungi wisatawan baik keluarga maupun korporat,” ujarnya, Sabtu, (19/1/2019).

Tak hanya wisatawan yang merasakan keberadaan Pasar Karetan sebagai tempat wisata, Warga sekitar Pasar Kaertan pun menyambut baik keberadaan pasar yang terletak di tepian hutan karet di Radja Pendapa Camp Desa Segrumung Kecamatan Boja Kendal Jawa Tengah itu. 

“Warga setempat turut kami libatkan sebagai penyedia kuliner. Luar biasa, Pasar Karetab bermanfaat banget bagi warga sekitar. Lalu dengan adanya Pasar Karetan juga melatih kreativitas teman-teman memanajemen sebuah event di tiap minggunya yang selalu tampil beda,” imbuhnya.

“Dari kreatifnya promosi digital, omset Pasar Karetan dari pertama dibuka sampai bulan ke lima menembus angka 400-500 juta,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Genpi Jawa Tengah, Wahyudi D Hartanto menambahkan, konsep Pasar Karetan sendiri adalah ‘Kembali ke Alam dengan 1001 spot selfie kekinian’. Adapun Pasar Karetan sendiri dibuka setiap hari Minggu dari pukul 07.00-12.00 WIB.

Disana pengunjung dapat mencicipi kuliner-kuliner tradisional yang sudah jarang dijumpai di kota-kota besar lainnya, seperti cengkelek, bubur djenang, gablok pecel. “Yang dijual di Pasar Karetan pun memakai bahan-bahan yang ramah lingkungan, meminimalisir penggunaan kantong, sendok dan gelas plastik,” tukasnya. (Dian/Rizal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here