PTM 100% Berjalan Lancar, Dico Minta Testing Diperkuat Cegah Klaster Sekolah

Bupati Kendal Dico M Ganinduto saat memantau pelaksanaan PTM terbatas di Weleri dan Pageruyung Rabu 19 januari 2022. (Foto : Diskominfo Kendal)

Kendal (Sigi Jateng) – Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100% di Kabupaten Kendal berjalan lancar. Meski demikian, Bupati Dico M Ganinduto member pesan agar testing tetap perkuat untuk mencegah kluster sekolah di masa pandemic Covid-19.

Hal itu disampaikan Bupati Dico M Ganinduto saat melakukan peninjauan pelaksanaan PTM 100% yang diselenggarakan di SD Negeri 1 Weleri dan SMP Negeri 1 Pageruyung, pada Rabu 19 Januari 2022.

Menurutnya, PTM terbatas ini dapat dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019. Yang mengatur tentang mekanisme pelaksanaan PTM Terbatas di satuan pendidikan terutama di wilayah PPKM level 1 dan 2.

“Syaratnya yaitu satuan pendidikan yang capaian vaksinasi dosis 2 pendidik dan tenaga kependidikan paling sedikit 80% dan capaian vaksinasi dosis 2 warga masyarakat lansia paling sedikit 50% di tingkat kabupaten/kota PTM dapat dilaksanakan setiap hari, dengan jumlah peserta didik 100%. Sedangkan lama belajar paling banyak 6 jam pelajaran per hari,” terang Dico.

Atas dasar tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal melakukan uji coba PTM Terbatas dengan peserta didik 100% selama dua minggu. Hal ini tentunya juga didukung dengan capaian vaksinasi anak dan tenaga pendidik. Vaksinasi anak usia 6-11 tahun sudah 95%, anak usia SMP di angka 96% dan tenaga pendidik 96%.

Bupati Dico M Ganinduto menilai anak-anak didik di Kendal sangat membutuhkan pembelajaran tatap muka. Sebab di tahun 2021 banyak sekali siswa-siswi di Kendal merasa mengalami learning loss pembelajaran jarak jauh.

“Saya mengharapkan untuk memperkuat dan memperbanyak lagi testing di lingkungan sekolah. Serta, diperkuat dengan protokol kesehatan dan satgas Covid-19 di luar lingkungan sekolah,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kendal, Wahyu Yusuf Ahmadi mengatakan berdasarkan hasil evaluasi tim satgas Covid-19 dan Disdikbud tidak ditemukan pelanggaran prokes serta tidak ditemukan siswa yang terkonfirmasi Covid-19.

“Ini dibuktikan dengan hasil dari tracing dan testing yang dilakukan Dinas Kesehatan semuanya hasilnya negatif,” ungkapnya.

Dirinya terus mengajak pada semua satuan pendidikan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, tak hanya satuan pendidikan namun peran dari orang tua juga sangat dibutuhkan. (Dye)

Berita Terbaru:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here