Pasar Desa Brambang Karangawen Demak Terbakar, Kerugian Miliaran Rupiah, Ini Penyebabnya

Pasar Desa Brambang Karangawen Demak Terbakar, Kamis din hari (20/1/2022). Foto tangkapan layar vidio amatir)

DEMAK (sigijateng.id) – Pasar tradisional di Desa Brambang, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah terbakar pada dini hari, Kamis (20/1/2022). Ketinggian api terlihat hingga sekitar 4 meter.

Kebakaran ini telah membakar ratusan los dan kios yang ada. Penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti, namun diduga akibat korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian materi ditaksir hampir Rp2 miliar.

“Informasi kejadian kebakaran Pasar Karangwen, informasi yang saya terima untuk jam kejadian pukul 00.20 WIB,” jelas Kabid Kedaruratan dan Logistik (Darlog) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak, Suprapto, Kamis (20/1/2022).

Atas kejadian ini, tim gabungan dan juga polisi dari Polsek Karangawen dan Polres Demak langsung diterjunkan untuk melakukan pemadaman api. Sejumlah mobil pemadam kebakaran sudah dikerahkan dalam pemadaman tersebut.

“Armada dikerahkan ini untuk damkarnya ada 7 dan ada 7 truk tangki suplai,” papar Suprapto.

Sementara, berdasarkan informasi yang ada, saat kejadian kondisi Demak sedang diguyur hujan lebat dan tiba-tiba api berkobar dari salah satu kios dan api langsung membesar dan melalap hampir seluruh kios di Pasar tersebut.

Dari keterangan polisi, sumber api diketahui dari korsleting arus listrik di bagian depan pasar/ hingga api menjalar ke los dan kios pasar yang banyak bahan mudah terbakar.

Hampir lima jam, akhirnya petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api

“Kebakaran api menjalar ke ratusan los dan kios pedagang/ hingga memusnahkan 12 kios milik Pemda berupa blok B dalam los, blok 86 petak dan blok C dalam los,” kata Kapolsek Karangawen, Kompol Ujang Lisyono.

“Api selanjutnya membakar kios di blok 82 petak luar los 16 B petak dan luar los A 12 petak. Akibat kebakaran, ratusan los, kios pakaian sembako dan kios kelontong rumah tangga rata dengan tanah,” ujarnya.

Hingga Kamis pagi, puluhan petugas pemadam kebakaran masih melakukan pemadaman dan pendinginan di titik-titik api yang masih terlihat.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Demak, Iskandan Zulkarnaen, mengatakan, data sementara dari 716, sebanyak 229 lapak dan kios ludes terbakar.

“Untuk dugaan masih karena konsleting listrik kios bakso. Ada 229 kios dan lapak dari dua blok yang terbakar di Pasar Karangawen,” terang Iskandar.  (aris)

Berita Terbaru:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here