Patut Dicontoh, Rifky Akbar Mahasiswa Udinus Ini Gemar Donor Darah sejak SMA

Rifky Akbar, mahasiswa Udinus Semarang.

SIGIJATENG.ID, Semarang –  Berbagi dengan sesama bisa dilakukan dengan apa saja. Tentu saja, biar berkah dunia akhirat, berbagi dengan kegiatan positif.

Seperti yang dilakukan Rifky Akbar, mahasiswa jurusan Akuntansi Udinus Semarang ini. Pemuda kelahiran tahun 1997 asal Gajah Mungkur Semarang ini sudah melakukan kegiatan kemanusian sejak SMA tahun 2014, yakni melakukan donor darah. Hingga  saat ini, Rifky Akbar sudah melakukan donor darah 11 kali. Donor darah ke 11 dilakukan Kamis (7/2/2019) di PMI Kota Semarang. Karena sudah lebih dari 10 kali, Rifky Akbar mendapatkan tanda penghargaan berupa ‘pin’ dan juga sertfikat dari PMI.

“Manfaat donor darah sangat besar. Manfaat lahir batin,” kata Rifky kepada Sigijateng.id usai donor darah.

Menurut Rifky Akbar, dirinya memang rutin melakukan donor darah sejak than 2014, saat masih duduk di bangku SMA. Bahkan dalam dua tahun kegiatan donor darah ini dilakukan dengan rutin. Setiap tiga bulan sekali Rifky Akbar datang ke PMI Kota Semarang atau bus PMI keliling untuk bersedekah darah.

“Donor darah membuat badan saya terasa enteng dan segar. Kalau sudah tiga bulan belum donor darah, badan ini malah terasa berat. Selain itu kepuasan batin karena bisa membantu sesama yang sedang membutuhkan,”  katanya.

Dia membantah kalau donor darah membikin orang sakit. Donor darah bikin orang sehat. Jika ada orang donor darah setelah itu lantas sakit, badan lemas, menurut Rifky Akbar, bisa jadi sebelum berangkat donor darah kondisi badannya sudah tidak fit.

“Jangan donor darah saat badan kurang fit. Misalkan lagi kurang tidur, tunda dulu donornya. Sebelum donor diwajibkan untuk sarapan terlebih dahulu. Tidak mengkonsumai obat/jamu selama 3 hari sebelumnya.  Dianjurkan banyak minum air putih saat sebelum donor. Agar tidak kekurangan cairan saat setelah donor darah,” kata mahasiswa semester akhir ini.

Rifky Akbar mengajak semua orang, utamanya generasi muda untuk gemar donor darah. “Yuk donor darah. Setetes darah kita bermanfaat untuk sesama,” ucapnya.

Donor darah adalah kegiatan yang positif dan mulia karena kita bisa menolong sesama. Donor darah bisa membantu mereka yang membutuhkan darah dalam situasi mendesak. Karena seringkali saat pasien dalam kondisi kritis, pihak PMI atau rumah sakit tak memiliki stok darah yang cukup.

Nyatanya, donor darah tak hanya bermanfaat bagi penerima (resipien) saja, namun pendonor juga mendapatkan manfaat  yang luar biasa.

Banyak penelitian yang berhasil membuktikan secara medis bahwa mendonorkan darah sebenarnya menguntungkan. Berikut tujuh manfaat melakukan donoro darah yang wajib kamu tahu.

1. Donor darah bisa melindungi jantung, lho!!

Jika kamu aktif mendonorkan darah, maka jantungmu akan lebih sehat. Berdasarkan American Journal of Epidermology, pendonor darah aktif akan 88 persen cenderung beresiko lebih rendah mengalami gangguan jantung. Selain itu mereka juga akan memiliki resiko 33 persen lebih rendah untuk menderita penyakit kardiovaskular lainnya.

2. ​Donor darah mampu menurunkan resiko terkena kanker.

Rutin mendonorkan darah akan membuat tubuhmu makin sehat. Karena resiko kanker akan menurun jika kamu konsisten untuk melakukan donor. Untuk pria lakukanlah donor darah setiap tiga bulan sekali dan untuk wanita lakukanlah donor darah setiap empat bulan sekali.

3. Membantu menyeimbangkan level zat besi dalam darah.

Zat besi terdapat pada sirkuasi darah setiap orang. Zat besi diketahui mempercepat proses oksidasi kolesterol di dalam tubuh manusia. Nah, tiap kali seseorang melakukan donor darah, maka kadar zat besi akan turun dalam tubuh sehingga akan mengurangi resiko terkena penyakit jantung atau kardiovaskular lainnya. 

4. Sel-sel dalam darah akan mengalami pembaharuan secara rutin dan lebih teratur.

Jika kamu rutin mendonorkan darah, maka tubuh juga akan memperbaharui sel-sel darah dalam tubuh dengan lebih teratur. Regenerasi sel darah merah akan terjadi 48 jam setelah kamu mendonorkan darah. Dalam rentang waktu tersebut, volume darah akan benar-benar terganti dengan yang baru. Setidaknya empat hingga delapan minggu ke depan, sel darah baru telah terbentuk dan bisa membantu fungsi organ dengan lebih optimal. Sehingga kamu akan jauh lebih produktif dan sehat.

5. Kamu akan memperoleh pemeriksaan kesehatan gratis, lumayan ‘kan?

Jika kamu ingin mendonorkan darah sudah pasti akan dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa kondisi tubuhmu dalam keadaan prima. Dan tentu saja medical check up gratis seperti ini hanya bisa didapatkan ketika kamu mendonorkan darah. Kita akan tahu bagaimana tekanan darah, kadar hemoglobin dan berat badan. Jika keadaanmu tak begitu optimal, kamu akan tetap bisa melakukan konsultasi dan tahu apa yang perlu kamu lakukan agar lebih sehat. 

6. ​Mendapat pemeriksaan analisis darah secara gratis

Jika kamu sudah melakukan donor maka sampel darahmu akan diperiksa di laboratorium. Jadi setiap darah yang kamu donorkan tak akan langsung bisa diberikan kepada resipien, namun harus melalui beberapa pemeriksaan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan agar kamu bisa tahu apakah kamu mengalami penyakit menular atau tidak. Deteksi yang dilakukan seperti HIV, hepatitis ataupun penyakit yang menular lewat transfusi darah.

7. ​Membakar kalori secara teratur.

Kamu ingin punya tubuh ideal dan langsing tapi susah diet? Daripada melakukan diet ekstrem kenapa gak donor darah saja. Setiap kali kamu mendonorkan darah (darah yang diambil hanya sekitar 500 ml) kamu akan membakar 650 kalori dalam tubuh. Jika kamu rutin melakukan donor darah maka secara otomatis badanmu akan terbentuk dengan indah dan kulitmu juga ikut kencang. Namun jangan menjadikan donor darah sebagai program penurunan berat badan karena donor hanya bisa dilakukan beberapa bulan sekali saja. (rizal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here