Jumlah Wisatawan di Jateng Tahun 2018 Turun, Berikut Penjelasan Kadisporapar

Kota Lama Semarang, , destinasi wisata di Jawa Tengah yang disuka wisatawan

SIGIJATENG.ID, Semarang – Pemprov Jateng memasang target jumlah wisatawan asing yang datang ke Jawa Tengah sepanjang tahun 2019 ini adalah 1,2 juta wisatawan. Sedangkan untuk wisatawan lokal, ditargetkan sebanyak 40 juta lebih.

“Kami optimis target itu akan tercapai. Kami sudah siapkan sejumlah event, baik dari Kabupaten/Kota, Pemprov Jateng dan event nasional,” kata Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah, Sinung Nugroho Senin (4/2/2019).

Dia mengatakan, pada tahun 2018 kemarin jumlah waisatawan mengalami penuruan sebanyak 13,37 persen dibanding tahun 2017. Itu disebabkan karena beberapa faktor. Diantaranya, karena pada Februari 2018 Bandara Adi Soemarmo Solo yang tidak melayani penerbangan internasional lagi. Selain itu, banyaknya event internasional di Jogjakarta yang tidak digelar pada 2018 juga berdampak ke Jateng.

“Belum lagi banyaknya bencana yang terjadi di Indonesia juga cukup berpengaruh. Lalu ada revitalisasi di Kota Lama yang belum selesai juga memberikan dampak signifikan, mengingat Kota Lama memiliki daya tarik cukup besar,” pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta Disporapar Jawa Tengah untuk menggenjot gelaran event berskala internasional di Jawa Tengah. Sebab menurutnya, event merupakan cara paling ampuh untuk menarik wisatawan berkunjung ke Jawa Tengah, khususnya Wisatawan Mancanegara (Wisman).

“Perbanyak event, promosi juga harus terus ditingkatkan. Promosi ini harus menyeluruh, tidak hanya mengajak Wisman ke obyek wisata terkenal saja seperti Prambanan dan Borobudur, mereka bisa diajak piknik ke banyak tempat wisata Jateng yang lainnya. Kan kita punya banyak destinasi wisata yang menarik,” kata Ganjar.

Minimal lanjut Ganjar, karena Pelabuhan dan Bandaranya ada di Semarang, maka daerah di sekitar Semarang juga harus ditawarkan. Apalagi, dengan lancarnya transportasi saat ini, bisa juga wisatawan asing diajak berkeliling Jawa Tengah. “Dengan adanya tol sekarang Semarang-Solo kan hanya satu jam, maka bisa saja Wisman itu digeret ke Solo, Kabupaten Semarang, Jepara, Kudus, Pekalongan atau kota lainnya. Kalau ini dilakukan, maka pariwisata Jateng yang lain juga akan terdongkrak,” terangnya. (aris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here