4 Rumah di Kendal Terbakar, 2 Ekor Kambing Mati Terpanggang

Kondisi rumah warga di Dusun Jingkang Desa Mulyosari Sukorejo ludes diamuk si jago merah, Rabu (11/9/2019). (Foto dok Satpolkar Kendal/sigijateng.id)

SIGIJATENG.ID, Kendal –  Rumah papan kayu milik Senadi warga Dusun Jingkang Desa Mulyosari RT 8 RW 03 Kecamatan Sukorejo ludes terbakar dilalap si jago merah, Rabu (11/9/2019).  Sebelum kebakaran korban memasak dengan menggunakan tungku bakar lalu ditinggal pergi, saat api masih menyala.

Api yang begitu cepat membesar dengan mudah merambat ke rumah tetangga warga lainnya yang saling berdekatan. Setidaknya dua rumah rusak parah dan dua rumah lainnya rusak ringan. Bahkan, dua ekor kambing juga tak luput dari amukan api hingga mati terpanggang. 

Dua ekor kambing yang terbakar.

Dua rumah rusak parah yakni milik, Senadi dan Solikhin, sedangkan rumah rusak sedang yakni milik Tukardi dan Slamet. Jarak antar rumah yang saling berdekatan, menyebabkan api dengan cepat merambat dan membakar rumah warga lainnya. 

“Ya saya hanya bisa pasrah, sebab saat kejadian itu sedang berada di sawah. Mengetahui rumah terbakar juga diberitahu warga lain,” ucap Senadi dengan nada sedih. 

Kejadian itu tersebut dilaporkan BPBD Kendal, Polsek Sukorejo dan Satpolkar Kendal. Dua unit armada damkar Sukorejo yang tiba di lokasi langsung berusaha memadamkan kobaran api tersebut. 

Kabid Pemadam Kebakaran Satpolkar Kendal, Arif Masrukhin mengatakan kejadian sekitar pukul 09.45 WIB. Diduga api yang berasal dari tungku kayu yang sedang digunakan untuk memasak gula aren jawa membakar dinding papan kayu rumah, saat sang pemiliki ditinggal pergi keluar. 

“Informasi itu langsung kami terima beberapa menit saat kejadian. Dua unit armada damkar sektor Sukorejo langsung menuju ke lokasi untuk melakukan pemadaman dengan dibantu warga sekitar,” katanya. 

Pihaknya menghimbau kepada warga, untuk waspada dan tidak lalai saat bekerja memasak. Rumah milik Senadi yang terbuat dari papan kayu dengan mudah dan cepat langsung membakar rumah tersebut dan mengenai rumah tetangga lainnya. 

“Kami menghimbau kepada warga agar waspada jika sedang bekerja memasak. Jangan sampai berakibat seperti ini lagi. Kejadian ini bisa kita jadikan sebagai pembelajaran,” tuturnya. 

Akibat peristiwa kebakaran di Dusun Jingkang Desa Mulyosari Kecamatan Sukorejo tersebut, pihak korban kebakaran setidaknya mengalami kerugian kurang lebih mencapai sekitar 200 juta. 

Ia menyebutkan, jika sebelumnya pada Selasa malam (10/9/2019) juga ada kejadian serupa menimpa sebuah rumah yang diakibatkan karena tungku masak dari kayu di wilayah Cepiring. Oleh pemilik rumah, saat itu lalai karena meninggalkan keluar rumah saat dirinya tengah memasak. 

“Musim kemarau seperti ini, sering kali terjadi kebakaran. Kami juga sering melakukan sosialisasi dan memberikan surat ke OPD lainnya hingga ke pemerintah kecamatan dan desa,” pungkasnya. (Dye) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here