Yes!! PSIS Semarang Amankan Satu Tiket Babak 8 Besar Piala Presiden 2022

Carlos Fortes mencetak satu gol ke gawang Persis dan mengunci kemenangan dalam laga ini dan sekaligus mengamankan 1 tiket ke babak 8 besar Piala Presiden 2022. ( foto pialapresiden.id)

SOLO (Sigijateng.id) – PSIS Semarang lolos babak 8 besar Piala Presiden 2022. PSIS Semarang menjadi tim pertama dari Grup A yang memastikan diri lolos ke babak 8 besar meski masih menyisakan satu laga lagi. Posisinya di klasemen sementara dipastikan tidak akan tergusur karena sudah mengumpulkan tujuh poin dari tiga laga.

Tambahan tiga poin dari laga ketiga menumbangkan tuan rumah Persis Solo dengan skor 1-2 di Stadion Manahan Solo, Selasa (21/6) sore.

PSIS Semarang menyul empat tim lain yang lebih dulu lolos, yakni Arema FC, PSM Makassar, Persib Bandung dan Bhayangkara FC.

Dalam laga derby Jawa Tengah antara Persis Solo dan PSIS Semarang, pemain timnas Indonesia milik PSIS, Alfeandra Dewangga membuka keunggulan PSIS di menit ke-36 dan Carlos Fortes menjadi pencetak gol kedua di menit ke-69. Persis Solo sempat memperkecil ketertinggalan lewat sundulan Fabiano Beltrame di menit ke-45+2.

Pelatih PSIS Semarang Sergio Alexandre mengatakan tim memang sangat layak menang. Sepanjang laga tim bermain lepas tanpa tertekan dari tuan rumah yang didukung ribuan pendukung setianya langsung di stadion.

“Kita bermain dengan cepat dan berhasil menguasai pertandingan. Organisasi permainan kami bagus, cara kami menyerang bagus, dan cara bertahan kami juga bagus,” kata dia saat jumpa pers usai laga.

Walaupun sudah mengamankan satu tiket ke babak perempat final, PSIS masih akan menjalani satu pertandingan terakhir melawan PSS Sleman, Jumat (24/6/2022) malam.

“Pertandingan selanjutnya saya hanya memikirkan untuk tetap menang saja. Tapi untuk masalah itu, akan saya pikirkan nanti,” tutupnya.

Sementara, Pelatih Persis Solo Jacksen F Tiago meminta maaf kepada seluruh pendukung setia klub karena harus menelan pil pahit saat bermain di kandang sendiri. Dia mengakui tim tampil di bawah ekspektasi, sehingga tidak kuasa mencetak banyak gol maupun membendung serangan lawan.

“Kami tidak mampu bermain maksimal. Kami terlalu mudah kehilangan bola, terutama di lapangan tengah. Ini sangat jauh dari harapan,” ungkap pelatih asal Brasil.

Ketidakcakapan Persis di lapangan tampak pada jumlah penguasaan bola yang hanya 46 persen. Di samping itu, lini depan yang dimotori Samsul Arif dan Irfan Jauhari hanya mampu melepas satu tembakan tepat sasaran, itu pun lewat sundulan terarah pencetak gol Fabiano Beltrame.

Sebetulnya, gol yang tercipta di penghujung babak pertama lewat skema bola mati sempat melegakan Persis.

“Babak kedua sedikit ada perubahan. Ada beberapa skema permainan yang berhasil dilakukan, tetapi belum mampu mengangkat performa tim. Pergantian pemain yang saya lakukan ternyata juga tidak efektif,” beber mantan pelatih Persipura Jayapura.

Dengan kekalahan ini, tim tuan rumah berada di dasar klasemen Grup A dengan perolehan satu poin dari dua laga. Torehan yang sama dengan Dewa United FC, namun Laskar Sambernyawa kalah agresivitas gol. (aris)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here