Sudah Berakhir, Tim KKN UIN Walisongo di Sadeng Pamitan, Begini Tanggap Bu Lurah

Lurah Sadeng Ibu Nugrahaning Respati, S.H berfoto bersama Mahasiswa UIN Walisongo Kota Semarang setelah perpisahan KKN, Selasa (16/8/2022). (Foto Tim KKN UIN)

SEMARANG (Sigi Jateng) – Selama 45 hari, Mahasiswa UIN Walisongo Kota Semarang telah melakukan pengabdian, pembelajaran di Kelurahan Sadeng. Beragam momen selama Kuliah Kerja Nyata (KKN) menjadi kenangan tersendiri bagi mahasiswa. Salah satunya adalah acara perpisahan antara kelompok KKN dengan pihak Kelurahan Sadeng

Paisal Saniy Nasution, sebagai Koorditor Kelompok 13 KKN MIT – DR 14 UIN Walisongo Semarang melaksanakan perpisahan dengan Luurah Sadeng Nugrahaning Respati, S.H dan staf kelurahan setempat.

Dalam kata sambutannya Paisal selaku koordinator mengucapkan terimaksih kepada warga. 

“Kami ucapkan terimakasih yang sebesar besarnya kepada pihak Kelurahan Sadeng dan para staf karena telah menerima kami dengan sangat baik, dan kami pun diberikan tempat tinggal untuk dijadikan posko. Saya dan teman – teman juga meminta maaf sebesar besarnya jika ada salah kata dan perilaku yang tidak berkenan dihati semuanya,” ujar Paisal. 

Setelah Paisal selaku koordinator mengucapkan permintaan maaf dan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dan membantu mereka atas kelancaran dan keberhasilan program kerja selama kegiatan KKN ini Ibu Lurah memberikan sambutannya. 

“Saya sangat berterimaksih sekali adanya KKN UIN WS ini, karena kalian bisa membantu para warga khususnya RW 03 dan membantu pihak – pihak yang ada dikelurahan ini. Ibu berharap ini bukan perpisahan terakhir kita, tetapi ini awal yang baru untuk kita semua agar lebih maju dan sukses kedepannya. Saya mendoakan semuanya agar segera lulus kuliahnya dan mendapatkan pekerjaan yang baik pula, dan segera menikah,” ujar Ibu Lurah. 

Setelah acara sambutan dari pihak mahasiswa KKN dan pihak kelurahan bersalam salaman dan berfoto  bersama.

Haru dan tangisan pun pecah saat mereka bersalam salaman.

“Sebagai kenang – kenangan terakhir kita, kita memberikan sebuah cindramata berupa plakat dan sedikit oleh- oleh untuk kelurahan dan para staf,” pungkas Paisal. (Mushonifin) 

Berita Terbaru:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here