Mantap! Jaga Imunitas di Masa Pandemi, Griya Sehat di Kendal ini Ajak Warga Budayakan Minum Jamu Herbal

Dinas Kesehatan Kendal turut mengajak kepada warga untuk aktif meminum jamu. Sebab, minuman herbal berupa jamu memang sangat baik dan bagus serta banyak manfaat bagi tubuh terebih dimasa pandemi. Foto : Istimewa

Kendal (Sigi Jateng) – Rempah-rempahan yang tumbuh disekitar lingkungan memiliki banyak khasiat herbal untuk menjaga kesehatan daya tahan tubuh. Melalui tanaman herbal tersebut siapa saja bisa mengolah dan menjadikan minuman yang bermanfaat, terlebih dimasa pandemi covid-19 saat ini.

Seperti yang dilakukan Dinas Kesehatan pemerintah kabupaten Kendal ini. Pihak pemkab setempat mengajak masyarakat dan dianjurkan mengkonsumsi jamu herbal sebagai upaya menjaga imunitas tubuh. Sebagaimana diketahui, lonjakan kasus corona di Jawa Tengah kian meningkat saat ini.

“Akhir-akhir ini,kondisi penularan Covid-19 cukup tinggi. Gubernur Jawa Tengah mengajak masyarakat untuk kembali aktif budaya minum jamu guna menjaga daya tahan tubuh. Terlebih dimasa pandemi saat ini,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kendal, Drs Ferinando Rad Bonay, Jumat (18/6).

“Kamipun dari Dinas Kesehatan Kendal juga turut mengajak kepada warga untuk aktif meminum jamu. Sebab, minuman herbal berupa jamu memang sangat baik dan bagus serta banyak manfaat bagi tubuh karena sangat alami,” sambungnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kendal, Ferinando Rad Bonay aktif dan rutin meminum jamu hebal tradisional untukmenjaga imunitas tubuh, terlebih dimasa pandemi.

Menurutnya, asupan vitamin bagi tubuh sangat dianjurkan untuk dilakukan agar imunitas tetap terjaga sehingga tidak mudah terserang penyakit termasuk Covid-19. Salahsatunya yakni dengan membudayakan minuman tradisional jamu yang berkhasiat untuk kebugaran dan ketahanan tubuh.

“Pandemi virus corona atau covid-19 hingga kini belum berakhir. Sehingga, membuat masyarakat dituntut untuk terus menjaga kesehatan dan kondisi daya tahan tubuhnya. Dengan rutin meminum jamu herbal tradisional, maka imunitas tetap terjaga dan tidak mudah terserang penyakit,” tutur Ferinando.

Ferinando mengungkapkan, gerakan minum jamu kembali dibudayakan oleh Gubernur Jawa Tengah karena  melihat kondisi perkembangan penularan Covid-19 yang cukup tinggi. Cara tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan kondisi daya tahan tubuh yang baik dan optimal.

“Meski, dengan pengobatan herbal. Namun, bukan berarti hal itu memberikan jaminan bahwa dapat menangkal penyakit Covid-19. Iya, setidaknya bisa memberikan ketahanan tubuh melalui kandungan asupan vitaman dalam jamu herbal tardisional tersebut. Sehingga imunitas bisa optimal,” bebernya.

Seperti diketahui, banyak jamu tradisional tersedia di beberapa tempat di Kendal. Keberadaan Griya Sehat milik Dinkes Kendal yang terletak di pinggir jalan pantura Kota Kendal depan Kantor Kecamatan Kendal Kota, juga turut menyediakan cafe jamu.

Cafe jamu yang ada di Griya Sehat tersebut bisa diminum langsung di tempat. Selain itu, juga menyediakan jamu dalam bentuk kemasan yang sudah diracik. Sehingga pengunjung bisa membawa dan menyedunya secara mandiri di rumah maupun ditempat kerja.

“Lokasinya berada ditengah-tengah kota dan mudah dituju. Selain itu, disini praktis jamunya bisa langung diseduh dengan air panas dan rasanya benar-benar segar juga terasa enak di badan,” ujar Aditya (25) salah satu pengunjung cafe jamu di Griya Sehat Kendal. (Dye)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here