UNS Lockdown, Tiga Dosen dan Satu Tenaga Pendidik Meninggal karena Covid-19

Ilustrasi : Gerbang kampus UNS Surakarta. ( foto ist)

SOLO (Sigijateng.id) – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berduka, menyusul meninggalnya tiga dosen dan satu orang tenaga pendidik (tendik) dunia karena Covid-19. Selanjutnya, kampus tersebut lockdown guna mencegah penyebaran virus corona.

Mereka yang meninggal dunia yakni Didiek Sri Wiyono S.T., M.T yakni dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Dr. dr. M. Arief Taufiqurrahman selaku dosen Fakultas Kedokteran (FK), Ir. Mediyanto, S.T., M.T yang merupakan dosen Fakultas Teknik (FT), dan Maretta Elly Susilowati, S.E selaku Subkoor Akademik Fakultas Ilmu Budaya (FIB).

Rektor UNS, Prof. Jamal Wiwoho menuturkan bahwa UNS sedang berduka atas berpulangnya tiga dosen dan satu tendik terbaik UNS. Mereka meninggal setelah terpapar corona.

“Covid-19 telah memisahkan mereka bertiga dengan kita,” ungkap Prof. Jamal.

Menurut Prof. Jamal, almarhum Didiek Sri Wiyono selama hidupnya telah menginspirasi anak-anak muda untuk menempuh pendidikan di luar negeri dan juga melaksanakan riset serta publikasi. “Ir Medianto (Pak Medi) adalah dosen yang hebat di Fakultas Teknik, dosen yang energik, penuh vitalitas, dan menginspirasi dosen-dosen muda,” imbuhnya.

Tingginya angka kasus Covid-19 di lingkungan UNS membuat seluruh jajaran pimpinan UNS sepakat untuk mengambil langkah pembatasan aktivitas kampus sejak tanggal 18 Juni sampai dengan 25 Juni 2021.

Prof Jamal mengatakan, pada hari Kamis (17/6/2021) pukul 18.00 WIB,  dirinya menerima laporan bahwa hampir setiap fakultas di UNS telah terpapar Covid-19, di antaranya 4 kasus di Fakultas Pertanian (FP), 1 kasus di bagian Perencanaan, Perpustakaan, dan Sekolah Vokasi (SV), 3 kasus di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), 2 kasus di Fakultas Hukum (FH), 4 kasus di FMIPA, 2 kasus di FT, 2 kasus juga di FKIP, 3 kasus di RS UNS, dan 2 kasus di FK yang menimpa dosen.

“Kita ambil langkah pembatasan aktivitas kampus sejak tanggal 18 Juni sampai dengan 25 Juni 2021,” katanya.

Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran No. 2185/UN 27/ TU/ 2021. Adapun pembatasan aktivitas kampus meliputi pembelajaran yang seluruhnya dilaksanakan secara daring, pembatasan jumlah pegawai kedinasan, dan peminimalan acara rapat secara tatap muka.

Tidak hanya meminimalisir aktivitas akademik, untuk sementara waktu UNS juga menutup seluruh fasilitas umum seperti sarana olah raga, tempat ibadah, dan prasana lainnya baik bagi sivitas akademika maupun masyarakat di lingkungan UNS.

Disisi lain, UNS juga menggelar acara doa bersama secara daring pada Kamis (17/6/2021) malam. Acara tersebut diikuti oleh seluruh sivitas akademika UNS, baik dosen, Tenaga Kependidikan (tendik), mahasiswa, alumni, dan Dharma Wanita. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNS, Prof. Ahmad Yunus bertindak sebagai pemandu acara doa bersama. (asz)

Berita Terbaru:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here