Pertamina Luncurkan Promo Pertalite Dalam Program Langit Biru

SEMARANG (Sigi Jateng) – Dalam rangka sosialisasi program langit biru Jawa Bagian Tengah, saat ini PT Pertamina memberlakukan promo bahan bakar Pertalite setara dengan harga Premium yaitu Rp 6.450 per liter di beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jawa Tengah dan DIY.

Pjs Unit Manager Communication & Relations , CSR Pertamina Jawa Bagian Tengah Arya Yusa Dwicandra menjelaskan, program langit biru itu digagas oleh PT Pertamina pusat dan didukung oleh sejumlah pemerintah kabupaten/ kota di Indonesia, termasuk di Jawa Tengah. 

“Jadi memang sebenarnya beberapa SPBU kami coba sebagai pilot project mengubah harga Pertalite di satu dispenser dengan harga khusus, yaitu harga premium. Ini kita coba selama tiga bulan pertama,” kata Arya pada Selasa (24/11/2020). 

Masa uji coba pertama itu terhitung sejak November 2020 hingga Januari 2021. 

Arya juga menjelaskan, dasar penerapan promo tersebut yaitu regulasi terkait emisi atau gas buang kendaraan dan bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi sepeda motor masa kini. 

“Jadi kalau kita baca buku manual, kendaraan sekarang itu kan sebenarnya kompresinya yang sesuai mesin itu sudah tinggi, yaitu diatas 90. Sehingga ketika masih ada produk kita yang mungkin ronnya dibawah 90 kedepannya sudah tidak sesuai lagi dengan spesifikasi kendaraan,” sambungnya. 

Menurutnya, jika sebuah motor dengan spesifikasi bahan bakar ron minimal 90 namun masih dipaksakan menggunakan bahan bakar dibawah ron 90, maka bahan bakar tersebut ketika sudah dibuang atau menjadi emisi akan menyebabkan polusi udara. 

“Dan pada saat yang bersamaan sudah ada regulasi yang mengatur emisi ini. itu regulasinya baik tingkat nasional maupun internasional,” lanjut dia. 

Lebih lanjut, Arya membeberkan, di Jawa Tengah dan DIY sendiri saat ini ada 45 SPBU yang menjadi pilot project langit biru itu.

“Dari 880 SPBU yang ada di Jawa Tengah dan DIY, ada 45 SPBU yang menjadi pilot project langit biru. Ini sebenarnya hanya 5% lah SPBU yang menjadi pilot project,” jelas Arya. 

Sementara, di Kota Semarang sendiri, dari sekitar 100an SPBU, ada 7 SPBU yang menjadi pilot project. SPBU tersebut yaitu di Jalan Majapahit, Jalan Sendowo, Jalan Ngaliyan, Jalan Raya Semarang-Kendal, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Ketileng Raya dan Jalan Menoreh Timur. 

“Ini promo hanya sebagai sosialisasi saja. Bukan menghilangkan premium. Sosialisasinya agar masyarakat menggunakan bahan bakar sesuai spesifikasi,” tandas Arya. (Mushonifin)

Berita Terkini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here