Warga Rejosari Senang Jembatan Gantung Blorong-Ngampel Sudah Jadi

Jembatan Gantung Blorong-Ngampel yang baru saja selesai dibangun oleh Kementerian PUPR.

SIGIJATENG.ID, Kendal – Keberadaan Jembatan Gantung Blorong-Ngampel yang melintang di atas Kali Blorong di Desa Rejosari, Kecamatan Ngampel, Kendal mempercepat akses warga di dua wilayah kecamatan yakni Kecamatan Brangsong dan Kecamatan Ngampel.

Meski jembatan itu hanya bisa dilalui kendaraan bermotor, pejalan kaki, dan sepeda onthel. Bagi masyarakat sekitar, jembatan gantung itu menjadi sarana yang sangat vital tanpa harus memutar arah lebih jauh dibandingkan sebelumnya.

Muhammad (42) warga setempat mengungkapkan, keberadaan jembatan gantung itu mempersingkat akses jarak tempuh warga tanpa harus memutar jika ingin menuju ke desa atau kecamatan tetangga. “Jembatan ini sangat bermanfaat bagi warga dua kecamatan,” kata Muhammad, Selasa (19/2/2019)

Jembatan yang menghubungkan dua desa dari dua kecamatan, yakni Desa Kertomulyo, Kecamatan Brangsong dan Desa Rejosari di Kecamatan Ngampel itu memiliki panjang sekitar 200 meter. Pembangunan jembatan dilakukan oleh Kementerian PUPR menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2018.

Rasa senang juga dirasakan warga lainnya, Ngadri (50) mengaku senang dengan adanya jembatan gantung tersebut. Sebelum jembatan dibangun, dia harus memutar jauh sekitar tiga kilometer untuk menuju Desa Kertomulyo dari Desa Rejosari.

“Sekarang sudah ada jembatan ini, saya menjadi lebih cepat sampai ke Kertomulyo.  Padahal, sebelum jembatan ini dibangun jika ingin ke wilayah tetangga selalu melewati Jembatan Sasak yang jaraknya sekitar tiga kilometer,” tukasnya, Selasa (19/2/2019).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kendal, Sugiyono, mengatakan, pembangunan Jembatan Gantung Blorong-Ngampel menjadi satu paket dengan pembangunan jembatan gantung di Desa Korowelangkulon, Kecamatan Cepiring.

Pembangunan dua jembatan dilaksanakan oleh Kementerian PUPR menggunakan DAK Tahun 2018 dengan nilai sekitar Rp 10 miliar. Jembatan Gantung Blorong-Ngampel memiliki panjang sekitar 200 meter dengan kontruksi gantung sepanjang 75 meter dan lebar jembatan sekitar 1,8 meter.

“Jembatan ini hanya menggunakan satu pilar dan menggunakan hanger (kabel baja) sehingga menjadi lebih ekonomis. Saat ini masih masa pemeliharaan dan menjadi tanggung jawab kontraktor,” terangnya. (dye)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here