Pasca Pilkades Ketua RT Mundur Massal, Ini Terjadi di Sragen

Warga datangi dewan Sragen tanyakan sengketa pilkades, belum lama ini. (foto Santo/ sigijateng.id)

SIGIJATENG.ID, Sagen- Ketua Rukun Tetangga (RT) di sejumlah desa Sragen utara mundur massal, pasca pesta Pilkades serentak di 167 desa di bumi Sukowati. Pasalnya, mereka mendapatkan intimidasi ancaman dari para pendukung maupun kader dari calon kades, lantaran para ketua RT dianggap tidak netral.

Salah satunya di Desa Katelan, Kecamatan Tangen memilih mundur masal pasca pilkades. Mereka mendapatkan ancaman dengan cara salah satu pendukung calon datangi rumah para ketua RT dengan cara motor tanpa knalpot di gas hingga suara bising.

“Motor di gleyer-gleyer dengan kondisi tanpa knalpot hingga suara bising membuat keluarga para RT resah. Karena selalu dapatkan ancamanitu, banyak ketua RT yang memilih mundur dari jabatannya,” ungkap
Wahono tokoh desa setempat, Rabu (9/10/2019).

Menurut Wahono, bentuk ancaman itu tidak diketahuinya penyebabnya. Diduga ketua RT dituding tak netral dengan mendukung salah satu calon, sehingga membuat kader maupun pendukung calon lain tak terima. Tidak hanya RT, rumah warga yang dinilai beda dukungan juga sering terjadi intimidasi. Kondisi ini membuat resah warga Katelan pasca Pilkades.

Kondisi yang sama juga terjadi di Desa Dukuh, Desa Galeh kecamatan Tangen. Pasca Pilkades para RT milih mundur masal. Disisi lain, sengketa hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) pasca pencoblosan pesta demokrasi di tingkat desa terjadi di Desa Brangkal, Gemolong. Warga sempat gruduk dewan, menanyakan soal selisih suara yang tipis.

Sementara itu Kepala Bagian Pemerintahan Desa (Pemdes) Sekretariat Daerah (Setda) Sragen Hiladawati Aziroh menjelaskan belum ada laporan yang masuk soal aduan penyelenggaraan pilkades. Dia menyampaikan aduan keberatan diberi waktu tiga hari setelah penetapan atau Selasa (1/10) ini. ”Laporan aduan tiga hari aktif setelah penetapan, atau 1 Oktober, sedangkan penyelesaian 30 hari. Pelantikan rencana digelar 27 Desember,” ujarnya. (Santo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here