Mencari Pendongeng Handal, Dinarpus Pekalongan Gelar Workshop Bercerita

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kota Pekalongan menggelar Workshop Bercerita di Ruang Jatayu Setda Kota Pekalongan, untuk menyiapkan peserta terbaik maju ke tingkat provinsi, Selasa (19/3/2019).

SIGIJATENG.ID, Pekalongan – Tingkatkan gemar baca dan ciptakan bibit pendongeng handal, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kota Pekalongan menggelar Workshop Bercerita di Ruang Jatayu Setda Kota Pekalongan, Selasa (19/3/2019). Dari worshop itu diharapkan akan muncul peserta terbaik untuk maju ke tingkat provinsi.

Saat membuka acara itu, Walikota Pekalongan, Saelany Machfudz mengatakan bahwa di era milenial ini, anak-anak lebih senang bermain gadget dibandingkan melakukan kebiasaan membaca buku dan mendongeng (bercerita). Hal ini dipengaruhi oleh kemajuan IPTEK yang dapat berpengaruh bagi perkembangan anak.

“Kebiasaan membaca buku dan mendongeng sudah mulai ditinggalkan, mereka lebih suka memegang gadget. Workshop bercerita ini memang sangat penting untuk menumbuhkembangkan minat baca anak melalui berbagai bacaan dan media untuk menanamkan cinta budaya bangsa, persatuan dan kesatuan,” kata Saelany.

Menurutnya, bercerita adalah metode komunikasi universal yang sangat berpengaruh pada jiwa manusia. “Cerita-cerita yang diceritakan oleh orangtua dulu sangat terngiang dimana pesan moral yang terkandung sangat banyak mengenai nilai-nilai kebaikan, ksatria, orang jahat biasanya akan kalah,” tutur Saelany.

Sementara itu, Kepala Dinarpus Kota Pekalongan, Erli Nufianti menyampaikan sebelumnya dilaksanakan lomba bercerita tingkat SD/MI Kota Pekalongan, terjaring 21 siswa/siswi SD/MI terbaik dari 69 peserta yang mengikuti lomba. “Pemenang terbaik 1 lomba bercerita di tingkat kota akan mewakili Kota Pekalongan untuk mengikuti lomba cerita tingkat provinsi Jawa Tengah,” paparnya.

Erli berharap pemenang lomba bercerita tingkat Kota Pekalongan dapat lolos mewakili ke tingkat Provinsi maupun tingkat Nasional dan menjadi kebanggaan Kota Pekalongan. “Targetnya dari 21 siswa/siswi ini tentu pemenangnya juara 1 akan kita kirim ke tingkat provinsi harapannya di tingkat Provinsi pun bisa lolos ke tingkat Nasional,” pungkasnya. (Dye)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here