Membludak, Kejuaraan Silat Gus Tomy Cup 2019 Diikuti 186 Pelajar Kendal

Membludak, Kejuaraan Silat Gus Tomy Cup 2019 Diikuti 186 Pendekat Silat Kendal

SIGIJATENG.ID, Kendal – Tercatat ada 186 pesilat dari sejumlah perguruan silat tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas beradu laga di kejuaraan Piala Gus Tommy Cup 2019 yang diselenggarakan Padepokan Pencak Silat Harimau Putih, di aula SMK NU 01 Kendal, Senin (18/3/2019).

Ketua Panitia kejuaraan, Iskharim Rahmad mengatakan kegiatan kejuaraan Piala Gus Tommy Cup 2019 itu digelar selama dua hari. “Ada sebanyak 186 peserta yang ikut kejuaraan itu. Yakni 20 dari SD/MI, 18 dari SMP/MTs dan 16 dari SMA/SMK/MA di Kabupaten Kendal,” katanya.

Ketua Umum Padepokan Harimau Putih, H Nur Khafidin mengungkapkan Piala Gus Tommy 2019 adalah salah satu bentuk komitmen Harimau Putih dalam melestarikan budaya pencak silat yang asli lahir dari Kaliwungu, Kabupaten Kendal.

“Ini sebagai bentuk komitmen kami melestarikan budaya pencak silat. Pencak Silat Harimau Putih ini, berdiri sejak tahun 1987 dan didirikan KH Istihar asli putra daerah Kaliwungu Kendal,” terangnya. 

Melalui padepokan pencak silat itu, pihaknya juga berencana akan membuat program beasiswa untuk para murid berprestasi sekolah di seluruh Kabupaten Kendal. 

“Jika ada sekolahan di Kabupaten Kendal ingin ektra kurikuler pencak silat bisa menghubungi padepokan Harimau Putih di Pondok Pesantren Hidayatul Quran Kaliwungu,” tutur Nur Khafidin.

Sementara itu, Ketua PC Pagar Nusa Kendal, Masrur mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan tersebut. Selain untuk mencari bibit-bibit pesilat terbaik juga melestarikan budaya. “Pencak silat merupakan budaya asli bangsa Indonesia yang sudah mendunia,” ucapnya.

Ketua 2 Bidang Teknik IPSI, Masbachun menambahkan kegiatan ini sangat positif dalam memberikan motivasi anak didik, selain itu agar mencintai seni bela diri pencak silat.  “Banyak atlit silat nasional hingga internasional telah menorehkan prestasi. Kegiatan ini juga termasuk sebagai upaya dalam menjaga dan melestarikan seni budaya pencak silat,” pungkasnya. (Dye) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here