Marak Info Hoax, Bupati Mirna Minta Jaga Kondusifitas Wilayah

Puluhan masyarakat dari berbagai unsur organisasi serius mengikuti seminar wawasan kebangsaan di Gedung OR II Pemkab Kendal, Senin (18/2/2019). ( foto dye/sigijateng.id)

SIGIJATENG.ID, Kendal – Tepis isu-isu negatif dan informasi hoax yang berkembang di masyarakat, Bupati dr Mirna Anisa meminta masyarakat agar bisa menyaring terlebih dahulu serta menjaga kondusifitas wilayah. 

Hal itu disampaikan pada sambutan tertulisnya yang dibacakan staf ahli bidang SDM dan Pemasyarakatan Astuti Watiningrum, pada acara sarasehan publik wawasan kebangsaan di gedung OR II pemkab Kendal, Senin (18/2/2019).

“Untuk mengantisipasi adanya isu-isu yang berkembang di masyarakat, maka perlu di filter terlebih dahulu informasi yang ada dengan melakukan pendekatan dan memberikan pembinaan,” katanya. 

Menjelang kegiatan Pemilu Serentak 2019, lanjut dia, diharapkan masyarakat bisa mengantisipasi adanya gangguan-gangguan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Diantaranya dengan menyebar hoax dan teror yang meresahkan masyarakat dan mengganggu ketentraman serta ketertiban. Untuk itu perlu adanya pengawasan oleh semua pihak. “Kami berharap situasi dan kondisi di Kab Kendal tetap kondusif, aman dan nyaman,” harapnya.

Bupati Mirna meminta pada masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan kerukunan bersama dalam mewujudkan Kabupaten kendal yang aman dan kondusif. Jangan sampai karena berbeda pilihan di pemilu mengakibatkan antar teman dan tetangga menjadi tidak rukun atau anak sama orang tua tidak rukun. 

“Ini hanya pilihan politik, jangan sampai mengaduk-aduk emosi yang berujung pada perpecahan. Beda pilihan itu hak setiap orang, tapi yang lebih penting jangan merusak persaudaraan,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Aliansi Masyarakat untuk Penegakan Hukum (Ampuh) Kendal Aris Mustofa mengatakan, pihaknya mendukung penuh penanggulangan teror dan berita hoax di Kabupaten Kendal.

“Kami berkomitmen untuk mensukseskan pemilu di Kabupaten Kendal agar dapat berjalan aman, damai, anti teror dan berita hoax,” tukasnya. (dye) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here