Kota Semarang Pastikan Siap Gelar Asean School Games ke 11 Tahun 2019

Perwakilan kontingen dari 10 negara peserta Asean School Games (ASG) ke-11 berfoto bersama disela-sela pertemuan mereka di Hotel Ciputra Semarang, Kamis (28/3/2019).

SIGIJATENG.ID– Semarang – Kota Semarang Jawa Tengah memastikan kesiapannya menjadi tuan rumah Asean School Games (ASG) ke-11, yang akan digelar pada bulan Juli 2019 mendatang. Kepastian disampaikan Kamis (28/3/2019) saat  perwakilan kontingen dari 10 negara peserta datang ke Kota Semarang mengikuti pertemuan membahas segala hal tentang ASG ke 11 di Hotel Ciputra Semarang. Selain pertemuanm agendanya juga memeriksa kelayakan venue-venue yang direncanakan.

Ini adalah kali kedua Indonesia menjadi tuan rumah Asean School Games (ASG) dengan peserta 10 negara ini. ASG ke 11 tahun 2019 pelaksanaannya dipusatkan di Kota Semarang, dengan  mempertandingkan sembilan cabang olahraga, yaitu atletik, bola basket, tenis meja, bola voli indoor, tenis lapangan, sepak takraw, renang, bulu tangkis, dan pencak silat.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jateng, Sinung N Rachmad mengatakan diselenggarakannya ASG di Kota Semarang karena venue yang memenuhi standar dan akomodasi yang dekat. Gelaran itu bekerjasama antara Kemenpora, Disporapar Jateng, dan Dispora Kota Semarang.

“Kota Semarang memiliki berpengalaman menyelenggarakan kegiatan kejuaraan multi cabang,” kata Sinung disela Chief de Mission (CDM) Meeting ASG 2019 di Hotel Ciputra Semarang, Kamis (28/3/2019).

Ditambahkan Sinung,  Kota Semarang juga menawarkan cukup banyak pilihan untuk tempat wisata, seperti klenteng Sam Po Kong, Lawang Sewu, Museum Ronggowarsito, Musem Rekor Dunia, Kota Lama. Ditambah lagi, wisata warisan budaya di Jawa Tengah juga mudah dijangkau, seperti Candi Borobudur, Prambanan dan Dieng.

“Sampai saat ini, untuk persiapan sudah 60 persen. Bisa dikebut dalam 2 bulan ini,” pungkasnya.

Adapun venue yang akan digunakan antara lain stadion Tri Lomba Juang Semarang, kolam renang Stadion Jatidiri, hotel dan beberapa sarana olahraga di kampus-kampus di Kota Semarang.

“Jika kolam stadion Jatidiri Selesai (peningkatan fasilitas) tapi dinilai belum siap, maka sudah disiapkan ada di kota lain. Tapi prioritas Jatidiri,” jelas Sinung.

Adapun rangkaian ASG ke 11 tahun 2019 akan dimulai 17 Juli 2019 dengan kedatangan peserta. Kemudian 18 Juli akan ada ujicoba lapangan dan pembukaan. Tanggal 19-23 Juli akan diisi dengan pertandingan dan 24 Juli penutupan di Candi Borobudur.

Chief de Mission (CDM) kontingen Indonesia, Pura Darmawan mengatakan ASG bisa menjadi sarana mencari bibit muda untuk dipersiapkan dalam Asean Games atau ajang olahraga internasional lainnya.

“Merka (atlet) kan masih under 18. Jadi kedepannya inilah para bibit unggul,” pungkas Pura.

Maskot dalam ASG 2019 menggunakan sosok Warak Ngendog bernama Si Warak. Sosok tersebut merupakan hewan fantasi khas Kota Semarang yang memperlihatkan harmoni tiga etnis yang hidup di Semarang yaitu China, Jawa, dan Arab yang terjalin sejak lama. Sedangkan logonya terinspirasi dari keris dan bertema Unity, Spirit, and Respect. (aris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here