Jelang Milad ke 17, Mastour Travel Raih Sertifikasi dari Sucofindo International

Sertifikasi PT Mastour Treval dari Sucofindo International (Foto SIGIJATENG.ID )

SIGIJATENG.ID , Surabaya – Jelang Milad ke 17 yang akan jatuh pada bulan Maret 2019, biro perjalanan haji plus dan umrah PT Masy’aril Haram Tour & Travel (Mastour Travel) menerima sertifikasi membanggakan dari Sucofindo International.

Mastour Travel yang berkantor pusat di Jalan Raya Menganti No 29 Kelurahan Kedurus Kecamatan Karang Pilang Surabaya ini dinyatakan Sucofindo International telah menerapkan standar usaha jasa perjalanan wisata yang memenuhi Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kretatif RI No 4 Tahun 2014, Tentang Standar Usaha Jasa Perjalanan Wisata, Ruang Lingkup Sertifikasi : Biro Perjalanan Wisata.

“Alhamdulillah, Mastour Travel telah mendapatkan sertifikasi dari Sucofindo International. Sertifikasi berlaku dari 08 Januari 2019 sampai 07 Januari 2022,” kata Direktur Utama PT Mastour KH Syarqowie Ghozali kepadaSIGIJATENG.ID , Jumat (18/1/2019).

Menurut Syarqowi dengan sertifikasi ini Mastour Travel memastikan diri sebagai biro perjalanan haji plus dan umrah yang terpercaya dan laik dijadikan pilihan utama bagi masyarakat yang akan beribadah ke tanah suci.

“Untuk mendapatkan sertifikasi ini bukanlah hal yang mudah. Syarat dan kriteria penialain yang ditetapkan cukup ketat. Karena semuanya bermuara untuk kenyamanan masyarakat,” katanya.

Dia mengatakan, banyak biro umrah yang mengajukan diri ke Sucofindo Internasional agar disertifikasi, namun baru sedikit yang bisa lolos sertifikasi.

“Ini adalah kado untuk Mastour Travel jelang Milad ke 17 Maret 2019 mendatang,” kata dia.

Komisaris Utama PT Mastour  Travel Hj Lona Umar Al Mashur menambahkan, dalam rangka Milad ke 17 Mastour Travel menggelar paket umrah khusus dengan harga dan fisilitas special, berlabel berlabel “Umrah Milad Mastour Ke-17”. Umrah ini akan dilaksanakan selama 12 hari, yakni pada 6 sampai 17 Maret 2019. Adapun biayanya hanya Rp 26,5 juta.

“Selama di tanah suci, jemaah akan menginap di hotel bintang lima dekat dengan masjid. Dan jemaah juga berkesempatan melakukan dua kali ibadah salat Jumat, yakni sekali di Masjid Nabawi Madinah, dan sekali di Masjidil Haram Mekah,” katanya.

Menurut dia, selama di tanah suci jemaah akan diajak melaksanakan umrah minimal sebanyak tiga kali dengan miqat berbeda yaitu Bir Ali, Ji’ronah dan Qornul Manazil. Jemaah juga akan mendapatkan paket tambahan ziarah atau wisata yaitu Madain Shaleh atau Madain Ula serta Kota Thoif.  Paket ziarah di dua kota itu adalah yang membedakan antara umrah biasa umrah khusus ini.

“Jika umrah pada umumnya jemaah hanya diajak berziarah di sekitaran Kota Madinah dan Mekah, untuk umrah ini diajak berziarah Madain Shaleh atau Madain Ula serta Kota Thoif. Ada banyak hal yang menarik dari dua kota ini,” terangnya.  

Pada puncak Milad, seluruh jamaah akan diajak memanjatkan doa syukur dan foto bersama di Masjid Masy’aril Haram di Kota Suci Makkah.  (Aris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here