Jalur Evakuasi Gunung Merapi sejak Lima Tahun Terakhir

Kepala BPBD Jateng, Sarwa Pramana

SIGIJATENG.ID   Semarang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah mendesak pemerintah daerah memperbaiki jalur evakuasi di Gunung Merapi yang rusak lima tahun terakhir.

Dua jalur yang menjadi perhatian BPBD Jateng itu ialah jalut yang ada di wilayah Srumbung Kabupaten Magelang dan Balerante Klaten. Mengingat jalur tersebut menjadi akses paling vital bagi warga terdampak erupsi Merapi jika hendak mengungsi.

Kepala BPBD Jateng, Sarwa Pramana mengatakan, kerusakan jalur evakuasi di Klaten disebabkan seringnya dilewati kendaraan galian C yang beroperasi di Balerante. Hal serupa juga terjadi di Magelang.

“Kami mendesak pemerintah daerah setempat segera membenahi jalur evakuasi yang rusak tersebut. Pasalnya, terakhir kali perbaikan dikerjakan 2013 silam. Itu kan yang bangun dari BNPB pada 2010 silam,” ujarnya, Jumat (11/1/2019).


Sarwa menerangkan kerusakan jalur evakuasi di Srumbung sejauh 600 meter. Dimana saat ini, warga dua desa itu sudah dibuatkan jalur alternatif yang berada di dekat desanya. Pihaknya pun mengingatkan kepada warga setempat supaya tetap tenang menghadapi erupsi Merapi yang terjadi saat ini. “Pada bulan ini Merapi hanya mengalami erupsi skala kecil karena kubah larvanya 14 ribu meter persegi kubik. Tapi kalau tejadi gempa vulkanik dalam bisa menimbulkan awan panas. Siklus meletusnya Gunung Merapi itu tiap 4,5 tahun sekali. Tapi sekarang sudah 8 tahun tidak meletus,” tukasnya. (ris/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here