Hingga Lebaran, Pedagang Pasar Tambaklorok Baru Gratis Retribusi

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, usai peresmian Pasar Tambaklorok Baru, Senin (25/3/2019). (foto dian/sigijateng.id)

SIGIJATENG.ID, Semarang – Dinas Perdagangan Kota Semarang tidak akan menarik retribusi kepada pedagang Pasar Tambaklorok Baru hingga setelah Lebaran nanti. Secara otomatis, dari awal pedagang yang masuk Pasar Tambaklorok Baru hingga lebaran nanti, pedagang tidak dipungut biaya retribusi alias gratis.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto. Fajar menegaskan, jika nantinya ada oknum yang melakukan penarikan retribusi oleh pedagang pasar, dirinya meminta pedagang bisa melaporkannya.

“Jika mendapati ada oknum yang menarik biaa lapak maupun retribusi apapun, langsung saja laporkan kepada tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli),” tegasnya, Senin (25/3/2019).

Untuk biaya retribusi nanti, Fajar menerangkan, tarif retribusi los senilai Rp650 per meter persegi, kios Rp700 per meter persegi yang dibayarkan setiap hari. Sedangkan retribusi kebersihan sebesar Rp1.000. Retribusi itu baru akan dilakukan setelah lebaran.

Sebelumnya, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meresmikan Pasar Tambaklorok baru. Dalam peresmian, Hendi, sapaan akrabnya berpesan agar pedagang dan masyarakat sekitar bisa menjaga Pasar baru di kawasan pesisir Kota Semarang tersebut.

“Saya minta pasar ini dirawat bareng-bareng. Pedagang, pembeli dan warga harus bersama-sama merawat pasar ini dengan baik. Parkir harus diatur rapi,” tukasnya. (dian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here