Brangsong Heboh, Warga Tangkap Seekor Buaya Lapar Muncul dari Sungai Blorong

Warga beramai ramai berhasil menangkap seekor buaya yang selama ini muncul dan meresahkan masyarakat, Kamis (27/3/2019). ( foto dye/sigijateng.id)

SIGIJATENG.ID, Kendal – Seekor Buaya dengan panjang sekitar 170 centimeter yang muncul dari sungai Blorong gegerkan warga Desa Turunrejo Kecamatan Brangsong, Rabu (27/3/2019).


Warga beramai-ramai mencoba menangkap buaya itu yang selama ini membuat resah dengan kemunculannya di sekitar lokasi pembuatan batubata yang tak jauh dari bibir sungai tersebut. 

Penangkapan buaya itu berhasil dilakukan dengan cara memancing menggunakan seekor unggas untuk dijadikan umpan. Butuh waktu dua jam menunggu akhirnya buaya berhasil ditangkap.

Salah satu warga yang ikut menangkap buaya mengatakan setidaknya butuh lima orang kuat untuk menangkap buaya itu. Sebab, saat ditangkap buaya dalam kondisi lapar sehingga memberikan perlawanan yang cukup kuat.

“Kemunculan seekor buaya belakangan ini membuat warga resah. Buaya muncul dilokasi pembuatan batu bata. Alat-alat pencetak banyak yang rusak dengan munculnya buaya itu. Lalu kami berinisitif menangkap hingga akhirnya berhasil,” ujar Sutrimo (46).

Warga menduga hingga kini masih ada buaya lainnya di sungai Blorong Kendal. Sebab, ada warga lain yang pernah mengetahui ada buaya yang ukurannya lebih besar dibandingkan buaya yang ditangkap.

Sementara, Kepala Desa Turunrejo, Abdul Mufid mengatakan keberadaan buaya yang berhasil ditangkap warga ini akan diserahkan ke pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Jawa Tengah.

“Kami sudah koordinasi dengan BKSDA Provinsi Jateng, bahkan kemarin dari Tim BKSDA datang kesini. Dan meminta kami melakukan penangkapan dengan cara memberikan umpan unggas. Buaya yang berhasil ditangkap ini akan kami serahkan ke BKSDA untuk dievakuasi,” katanya. 

Dia menambahkan, kemunculan seekor buaya ini merupakan kali pertama terjadi di Sungai Blorong yang lokasinya berdampingan dengan wilayah desanya. “Kami menduga ada yang sengaja melepasnya. Sebab di dekat bibir sungai ditemukan karung, lakban dan tali sisa dipakai untuk mengikat. Barang bukti itu kami serahkan ke Mapolsek Brangsong,” tandasnya. (Dye) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here