Revitalisasi Pasar Tradisional di Semarang Dituntaskan Tahun 2021

Fajar Purwoto, Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang.

SIGIJATENG.ID, Semarang – Dinas Perdagangan Kota Semarang berencana akan menuntaskan revitalisasi Pasar Tradisional di Kota Semarang hingga 2021 mendatang.

Dari total 52 pasar tradisional yang ada di Kota Semarang, tercatat sudah ada 35 pasar yang telah selesai direvitalisasi. Sementara itu 17 pasar lainnya, rencananya akan diselesaikan hingga tahun 2021 mendatang.

Fajar Purwoto, Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang mengatakan, di tahun 2019 ini tidak ada rencana pembangunan atau revitalisasi pasar tradisonal. 

“Karena kami difokuskan untuk proses pembongkaran PKL Banjirkanal Timur dan penataan Blok C Pasar Johar. Tahun 2020 baru akan dijalankan kembali dengan revitalisasi Pasar Damar Banyumanik dan Pasar Ngaliyan,” ujarnya, Rabu (13/3/2019).

Untuk anggaran revitalisasi pasar tradisional, Fajar menjelaskan, nantinya akan dicarikan dari beberapa sumber pendanaan. Yakni APBD, pihaknya juga akan mengajukan anggaran ke pemerintah pusat melalui dana alokasi khusus (DAK) dan dana bantuan tugas pembangunan (BTP). 

“Kami berharap tahun 2021 nanti semua pasar yang ada di Kota Semarang bisa direvitalisasi semua,” imbuhnya.

Sementara terkait banyaknya keluhan masyarakat tentang perencanaan pembangunan pasar tradisional yang dinilai tidak memperhitungkan kebutuhan pedagang, pihaknya mengaku sudah komunikasi dengan pedagang. 

Idealnya, kata dia, pembangunan pasar tradisional di Kota Semarang memang harus dibangun dua lantai. Hal itu karena mempertimbangkan ketersediaan lahan dan jumlah pedagang yang ada.  “Kecuali Pasar Wonodri, memang kami bangun dengan tiga lantai karena lahan di sana sangat sempit dan jumlah pedagangnya banyak. Agar semua pedagang terakomodir,” tukasnya. (dian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here