Marak Pembakaran Kendaraan, Hendi; Itu Jadi Perhatian Muspida

Mobil milik warga di Genuk Karang Lo Tegalsari Semarang yang dibakar orang tidak dikenal Jumat dini hari (1/2/2019) ( foto jawapos.com)

SIGIJATENG.ID, Semarang – Teror pembakaran  kembali terjadi di Kota Semarang. Kali ini, sebanyak tiga sepeda motor terparkir di teras rumah di Jalan Menoreh Timur II RT 3 RW 4 Kelurahan Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang dibakar orang tidak dikenal, Sabtu (2/2/2019) pagi.

Pemilik rumah, Adiyantoro mengaku menyadari saat lampu di teras yang telah terpasang pendeteksi panas tiba-tiba padam.

“Pas adzan Subuh bapak saya mendengar ada sepeda motor berhenti di depan rumah. Untungnya lampu depan padam, kalau tidak mungkin kita terlambat mengetahui kebakaran,” ujarnya.

Mendapati kejadian tersebut, Adiyantoro langung berinisiatif memadamkan api. Api baru bisa dijinakkan 20 menit kemudian setelah memadamkan dengan selang air.

Dia menerangkan, pelaku melakukan aksinya saat kampung kebetulan sepi. “Biasanya di sini jam segitu sudah ramai. Pagi ini kebetulan pas sepi,” imbuhnya.

Tiga motor tersebut berjenis Honda Beat bernomor polisi H 5239 DJ, Supra H 6816 BG, dan Vario H 4444 ATG. Sepeda motor Honda Beat mengalami kerusakan paling parah, seluruh busa joknya terbakar. Sementar dua kendaraan lain hanya terbakar ringan.

Sementara itu, banyaknya kasus teror pembakaran mobil dan motor yang terjadi di Kota Semarang nampaknya mendapat perhatian segala pihak, tak terkecuali Pemerintah Kota Semarang.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, jika kasus tersebut mendapat perhatian para pejabat di tingkat Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kota Semarang. 

“Saat ini jajaran kepolisian dan Muspida Kota Semarang telah beroordinasi dan sepakat untuk menciptakan kondisi Kota Semarang aman, nyaman, dan kondusif,” ujar Wali Kota yang akrab disapa Hendi ini. (dian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here