Gelaran Pasar Imlek Semawis di Pecinan Semarang Diprediksi Dibanjiri Pelancong

Acara pembukaan Pasar Imlek Semawis di kawasan Pecinan Semarang dihadiri Walikota Semarang Hendrar Prihadi, Jumat (1/2/201). (foto dian/sigijateng.id)

SIGIJATENG.ID, Semarang – Agenda tahunan menyambut tahun Imlek ke-2570, Pasar Imlek Semawis (PIS) resmi dibuka. Pembukaan PIS ditandai dengan penabuhan beduk dan membunyikan kencreng (simbal). 

Acara yang bertempat di sepanjang Jalan Wotgandul Timur, Kawasan Pecinan Kota Semarang itu berlangsung selama tiga hari, mulai hari Jumat hingga Minggu (1-3/2/2019) mendatang. Dalam acara peresmian, ribuan orang memadati kawasan tersebut. Hadir saat pembukaan Walikota Semarang Hendrar Prihadi dan Wakil Walikota Semarang Mbak Ita.

Tak ketinggalan, Tok Panjang, atau jamuan yang diberikan warga Pecinan kepada masyarakat luar pecinan. Berbagai kuliner unik nampak menjadi jamuan istimewa di Tok Panjang.

Tok Panjang, atau jamuan yang diberikan warga Pecinan kepada masyarakat luar pecinan saat gelaran Pasar Imlek Sewamis

Ketua Komunitas Pecinan Semarang untuk Pariwisata (Kopi Semawis), Harjanto Halim, mengatakan, makna dari Tok Panjang adalah jamuan yang merekatkan kembali kekeluargaan.

“Makan malam reuni sebenarnya. Karena suasanya makan dan bisa guyonan, harapannya Tok Panjang ini jadi media untuk merekatkan hubungan keluarga. Makna luasnya artinya ini sesama warga, tetangga, bisa serawungan. Kalau istilah lainnya silaturohmi lah,” ujar Harjanto Halim.

Harjanto menambahkan, dalam Tok Panjang berbagai kudapan kuliner disajikan, seperti teh serbat yang dicampur berbagai rempah-rempah, udang brokoli, sup lobak, dan nasi ulam bunga telang.

“Untuk tema PIS kali ini adalah “Waras (Warga Rukun Agawe Sentosa)”. Pasar Imlek Semawis berarti menghidupkan kembali ji kao meh tradisi khas Semawis Semarang. Di Pecinan semua warga dari segala etnis, agama, suku dan golongan bebas berinteraksi tanpa batas,” imbuhnya.

Sementara itu Wali Kota Semarang mengapresiasi kegiatan PIS tersebut. Hendi, sapaan akrabnya, menambahkan, bahwa PIS juga telah masuk satu kalender wisata di Kota Semarang.

“Luar biasa ramai sekali dan nyenengke ini ya. Pasar Imlek Semawis ini sudah menjadi event tahunan yang ditunggu masyarakat Semarang. Bahkan masyarakat luar Semarang”, tukasnya. (dian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here