Dibalik Angka 2.571 Saat Ratusan Murid Nasima Tanam Mangrove di Pantai Mangkang

Ketua Umum Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nasima Agus Sofwan Hadi (empat dari kanan), Ketua Dewan Pengawas Ragil Wiratno dan Kepala SMA Nasima Ilyas Johari menanam ribuan bibit Mangrove di Pantai Mangunharjo Mangkang, KecamatanTugu, Kota Semarang.

SIGIJATENG.ID , Semarang- Perhatian keluarga besar Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nasima Semarang terhadap ekosistem pantai luar biasa.

Jumat pagi (18/1/2019), sebanyak 500 murid SD, SMP dan SMA Nasima Semarang, bersama-sama menanam 2.571 bibit mangrove di Pantai Mangunharjo, Mangkang, KecamatanTugu, Kota Semarang.

Upacara penanaman dipimpin Ketua Umum Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nasima Agus Sofwan Hadi, Ketua Dewan Pengawas Ragil Wiratno, Kepala TK, SD dan SMA Nasima.

Mereka yang berseragam merah putih itu herus terjun ke dalam lumpur pantai Mangunharjo untuk menancapkan bibit mangrove di sepanjang pantai ujung barat Kota Semarang itu.

Ketua Dewan Pengawas Ragil Wiratno menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-25 Sekolah Nasima. ‘’Kami bekerja sama dengan Kelompok  Studi  Ekosistem  Mangrove  Teluk Awur (KeSEMaT), Fakultas  Perikanan dan  Ilmu  Kelautan  (FPIK) UniversitasDiponegoro,’’ kata Ragil.

Menurutnya, 2.571 batang bibit mangrove sengaja dipilih ditanam di pesisir yang tampak tergerus abrasi Laut Jawa. ‘’Ribuan bibit mangrove tersebut merupakan donasi peserta didik Sekolah Nasima yang dikumpulkan selama sepekan terakhir,’’ tambah Kepala SMA Nasima Ilyas Johari.

Jumlah bibit Mangrove sebanyak 2.571 tersebut merupakan symbol angka 25, 7 dan 1, artinya 25 tahun usia Sekolah Nasima dan lahirpada tanggal 7 Januari.

Di sekitar Pantai Mangunharjo pagi itu sudah ditancapkan 25 bendera Merah Putih acara pembukaan penanaman mangrove bertema “2.571 Mangrove for The Future of Indonesia” . Sebelum penanaman dilakukan, murid-murid menyanyikan Lagu kebangsaan “Indonesia Raya dan Mars Himne Nasima.Setelah itu dilantunkan pula shalawat dan doa untuk mengawali kegiatan penanaman.

Presiden KeSEMaT, Ilham Kuncahyo yang juga mahasiswa semester VI FPIK UNDIP menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang sangat tinggikepada Sekolah Nasima atas partisipasinya dalam melestarikan lingkungan pesisir Semarang melalui penanaman mangrove.

“Mangrove yang dalam bahasa latin ziphoraapiculata, sangat penting bagi kehidupan kita. Mangrove mampu menahan arus air laut yang mengikisdaratan pantai (abrasi).  Selain itu, mangrove juga dapat menyerap gas polutan karbondioksida, menghasilkan oksigen serta sebagai tempat hidupberbagai macam biota laut seperti ikan-ikan kecil untuk berlindung dan mencari makan”, kata Ilham. (Rizal/Aris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here