Gadis Kecil Idap Kanker Kelenjar Getah Bening, Bupati Wihaji Akhirnya Evakuasi Neiha Ke Rumah Sakit

Bupati Wihaji, saat mendatangi rumah Sukasno (42) warga Kelurahan Kasepuhan, Batang. Foto : istimewa

Batang (Sigi Jateng) – Bupati Wihaji menjenguk Neiha Salwa Sihab (11), anak dari Sukasno yang terkena kanker getah bening di tempat tinggalnya yang menempati salah satu perumahan SD di Kelurahan Kasepuhan Batang.

Kedatangan Wihaji menemui warganya yang mengidap Kanker Kelenjar Getah Bening tersebut menggerakkan hati orang nomor satu di Batang ini untuk mengevakuasi dan membawanya ke RSUD Kalisari Batang, Jumat (16/10).

Dikatakan Wihaji, evakuasi terhadap Neiha ini, dimaksudkan agar berat badannya pulih dengan pemenuhan asupan gizi selama di rumah sakit nantinya.

“Berat badan Neiha sendiri kini hanya 15 kg, yang seharusnya 30-35 kg. Iya kondisinya benar-benar memprihatinkan. Makanya kita bawa ke rumah sakit, untuk memulihkan kondisi ketahanan tubuh dan berat badannya,” ujar Wihaji, saat mendatangi rumah Sukasno (42) warga Kelurahan Kasepuhan, Batang.

Wihaji menjelaskan setelah dilakukan kemoterapi beberapa kali, pihak dokter menyarankan untuk penanganan sinar. Tetapi, harus dibutuhkan berat badan yang ideal.

“Upaya yang kita siapkan untuk adik ini yakni agar berat badan tubuhnya bisa kembali normal dan selanjutnya tindakan medis dilakukan oleh tim dokter di Semarang,” terang Wihaji.

Dia berpesan pada orangtua Neiha, yakni Sukasno dan Tulas Agustina (32) untuk terus memberi semangat pada Neiha. Lanjut Wihaji, Sukasno yang bekerja setiap harinya sebagai ojol ini, diminta agar mendampingi Neiha selama di rumah sakit.

Sementara untuk menafkahi keluarganya, Bupati Wihaji juga turut memberikan uang pengganti selama Sukasno menunggu Neiha menjalani perawatan di rumah sakit.

Di waktu yang sama, Sukasno mengaku merasa senang atas perhatian dari pihak pemerintah, maupun warga lainnya. Ia juga mengakui sejak diberitakan di sejumlah media mengenai kondisi anaknya tersebut, banyak yang bersimpatik.

“Saya sangat senang. Kami tidak sendirian, banyak teman-teman yang membantu. Terlebih pihak pemerintah serta komunitas ojol Jakarta juga menyampaikan akan menggalang dana untuk anak saya,” ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, penyakit kanker getah bening yang dialami Neiha Salwa Sihab gadis kecil yang usianya kini 13 tahun ini terjadi sejak duduk di bangku kelas tiga SD.

“Saat itu benjolan baru sebiji jagung. Kelas lima SD, benjolan bertambah sebesar telur ayam. Lalu dirujuk ke Semarang dan di kemoterapi. Namun, sejak beberapa kali dilakukan kemoterapi, nafsu makan Neiha berkurang. Hingga tubuhnya kurus, bahkan benjolan di lehernya justru semakin membesar,” beber Sukasno.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai ojek online (Ojol) ini berharap, dengan dirawatnya Neiha di rumah sakit, kondisi tubuh anaknya segera pulih. (Dye)

Baca Berita Lainnya

Catatan Redaksi: Bersama lawan virus corona. Sigijateng.id, mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, lakukan 3M (Wajib Memakai Masker, Wajib Mencuci Tangan, Wajib Menjaga Jarak Hindari Kerumunan).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here