Tradisi Sambut Tahun Baru HIjriyah di Desa Gebang Kendal, Makan Bersama dan Bebaritan

Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Posko 64 Berpartisipasi dalam Kegiatan Rutinan Manaqib dan Meriahkan Bebaritan Menyambut 1 Muharram 1446 H di desa Gebang Kecamatan Gemuh Kendal, Sabtu (6/7/2024). ( foto tim kkn)

KENDAL (sigijateng.id) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang Posko 64 turut serta dalam kegiatan rutinan Manaqib dan memeriahkan acara bebaritan dalam rangka menyambut 1 Muharram 1446 H atau tahun baru hijriyah di Desa Gebang, Kecamatan Gemuh Kendal. Manaqib dan Bebaritan dilaksanakan pada Sabtu (6/7/2024) sehabis isya’

Kegiatan Manaqib merupakan salah satu tradisi keagamaan yang rutin dilaksanakan di desa Gebang oleh ibu – ibu jamaah Nahdlatul Ulama’. di desa tersebut. Isi kegiatan dikemas dengan acara khataman Al qur’an, manaqiban, dan musyawarah untuk kegiatan santunan Anak Yatim.

Belasan mahasiswa UIN Walisongo yang sedang melaksanakan program KKN di desa tersebut turut serta dalam acara bebaritan, yang merupakan bagian dari tradisi masyarakat untuk menyambut tahun baru Islam. Bebaritan melibatkan berbagai aktivitas seperti arak-arakan, pentas seni, dan berbagai lomba yang melibatkan anak-anak hingga orang dewasa.

Tetapi untuk memeriahkan tahun baru Islam, para warga desa Gebang Rt.02/Rw.05 mengadakan aktivitas makan bersama menggunakan daun pisang di jalanan rumah mereka.

Para mahasiswa KKN tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga membantu dalam penyelenggaraan acara agar berjalan dengan lancar dan meriah.

Kegiatan Bebaritan dilaksanakan di dua tempat, yaitu di sepanjang jalan depan rumah ketua RT dan disepanjang jalan dekat rumah ketua RW.

Masturi, kepala TPQ Nurul Muttaqien Gebang mengapresiasi kehadiran dan kontribusi para mahasiswa KKN UIN Walisongo yang hadir di lokasi depan rumah ketua RT.

“Partisipasi mahasiswa KKN sangat membantu dalam pelaksanaan kegiatan ini. Kami berharap kerjasama ini dapat terus terjalin di masa mendatang dan para mahasiswa dapat terus belajar serta memberikan manfaat bagi masyarakat”, ujar Mastur.

Kemudian tak hanya menghadiri acara di gang ketua RT, tim KKN posko 64 gebang juga diundang untuk menghadiri acara bebaritan di RW 5 yang dipimpin oleh Kasanudin selaku tokoh masyarakat sekaligus PLH kades Gebang.

“Di desa Gebang kalo malam 1 Muharram itu acara makan bersama seperti ini Mas, Mba. Ini merupakan bentuk rasa syukur kami karena dipertemukan dengan tahun baru Islam lagi,” pungkas Kasanudin.

Dengan adanya partisipasi dari mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang, kegiatan menyambut 1 Muharam 1446 H diharapkan dapat semakin meriah dan memberikan kesan positif serta memperkuat tali silaturahmi antara mahasiswa dan masyarakat. (Aisah/nurul/kkn/*)

Baca Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini