Tiba di Tanah Air, Kedatangan Jemaah Haji Kloter 1 Disambut Tangis Haru, 1 Orang Masih Tertinggal di Arab Saudi

Kedatangan jemaah haji tiba di tanah air. Foto: Istimewa

Boyolali (sigijateng.id) – Sebanyak 359 jemaah haji Kloter 1 Embarkasi Solo asal Kabupaten Temanggung telah tiba di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali. Tangis haru dan rasa gembira mewarnai kedatangan jemaah haji. Bahkan, sejumlah jemaah terlihat langsung melakukan sujud syukur setelah turun dari pesawat.

Kasubag Humas PPIH Embarkasi Solo, Gentur Rachma Indriadi, mengatakan jumlah jemaah di Kloter 1 ini sebanyak 359 jemaah. Ada satu jemaah yang masih tertinggal di Arab Saudi karena sakit sebelum pemulangan.

“Mengalami gangguan paru-paru, sesak nafas, sehingga masih harus dirawat,” kata Gentur, Minggu (23/6).

Ia mengemukakan, jumlah jemaah haji Embarkasi Solo yang sakit di Arab Saudi saat ini sejumlah 16 orang. Mereka dirawat di sejumlah rumah sakit di Makkah.

Diketahui, Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana juga berkesempatan menyambut kedatangan kloter 1 sepulang dari Tanah Suci. Pj Gubernur menemui para jemaah di Gedung Mizdalifah, Asrama Haji Donohudan Boyolali.

“Kloter pertama ini jemaah dari Kabupaten Temanggung, juga mereka akan langsung untuk kita kembalikan ke daerah asalnya,” kata Nana.

Pihaknya berharap, setelah menyandang haji dan atau hajah, para jemaah dapat meningkatkan ketaqwaannya. Juga menjadi teladan bagi masyarakat di sekitarnya dan mengajaknya untuk meningkatkan keamanan dan ketaqwaan.

Hari ini dijadwalkan 5 kloter jemaah haji Embarkasi Solo akan tiba di Tanah Air. Selain Kloter 1 dari Kabupaten Temanggung, juga Kloter 2 dari Kabupaten Temanggung, dan Kabupaten Magelang. Lalu Kloter 3 dari Kabupaten Magelang, Kloter 4 masih dari Kabupaten Magelang, dan Kloter 5 dari Kabupaten Magelang dan Kabupaten Purworejo.

Sementara itu, untuk satu jemaah haji yang tertinggal di Makkah, Arab Saudi, lantaran sakit. Petugas kesehatan kloter 1, Heriyanta, mengatakan jemaah tersebut bernama Mujiati (66). Mujiati kini masih mendapatkan perawatan di rumah sakit lantaran mengalami sesak napas.

“Kloter pertama dari 360 jemaah yang berangkat, ini pulang 359. Satu jemaah kemarin waktu kami berangkat (pulang ke Tanah Air) masih dirawat di Rumah Sakit King Faisal (Makkah, Arab Saudi),” kata Heriyanta, di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Minggu (23/6/2024).

“Sakitnya sesek (sesak napas). Memang sudah ada riwayat sejak dari Tanah Air sebelum berangkat sudah rutin pengobatan,” imbuhnya.

Lebih lanjut dijelaskan, sesak napas yang dialami Mujiati meningkat saat puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Saturasi oksigennya turun, hingga akhirnya dirujuk ke RS di Arab Saudi.

Satu hari sebelum kepulangan, pihaknya mengonfirmasi ke rumah sakit, namun mereka masih menyarankan Mujiati untuk tetap menjalani perawatan terlebih dahulu. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini