Seperti Apa Haji Mabrur Itu?, Gus Abdar Ungkap Ciri-cirinya

KH Abdullah Haidar, dr .Ali Maimun Kepala Dinas kesehatan kab Demak dan keluarga bersilaturahmi dan makan bersama atas jamuan Syeh Toha Mandura Mekah, Sabtu (22/6/2024)

SIGIJATENG.ID – CIta cita dan doa setiap orang yang beribadah haji adalah hajinya mabrur.
Hal itu wajar, karena janji Allah sudah jelas dan tegas, bahwa tidak ada balasan bagi haji mabrur, kecuali surga.

Seperti apa haji mabrur itu, apa ciri-cirinya??

Berikut ini penjelasan KH Abdullah Haidar biasa disapa Gus Abdar, pengasuh Ponpes Al Amanah Desa Weding Kecamatan Bonang Demak Jawa Tengah.

Mabrur berasal dari kata al birr, semisal kalimat birrul walidain.

Haji mabrur tandanya setelah menjadi haji menjadi lebih baik seperti memberi makan orang lain, mempunyai kepedulian dan kepekaan yang tinggi pada sesama dan menjaga lisan atau perkataannya.

“Para sahabat berkata, ‘Wahai Rasulullah, apa itu haji mabrur?’ Rasulullah menjawab, ‘Memberikan makanan dan menebarkan kedamaian.’”

“Rasulullah SAW ditanya tentang haji mabrur.

Rasulullah kemudian berkata, ‘Memberikan makanan dan santun dalam berkata.’

Ciri haji mabrur yang lain adalah

Afsussalam artinya : dimana bumi dipijak disana ia memancarkan kedamaian .

Washilul arham artinya : menyambung silaturahmi.

Menyambung kembali persaudaraan yang sempat terputus. Memupus ego, rendah hati dengan tidak segan untuk proaktif dalam menyambung persaudaraan. Ngalah disik.

Ath’imuth tho’am artinya memberi makan, bersedekah, berinfak, berkorban, berbagi..

Dan ibadahnya semakin rajin.

Semoga kita menjadi orang baik, bermanfaat dan diridhoi Allah SWT. Aamiin. (Aris)

Berita

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini