Selesai Lontar Jumrah Aqabah di Jamarat, Jemaah Haji Asal Sukoharjo Meninggal Dunia

Ilustrasi – Jemaah haji saat melepar jumrah. Foto: Dok.sigijateng.id

Solo (sigijateng.id) – Kabar duka datang dari jemaah haji asal Kabupaten Boyolali. Seorang jemaah dari Kota Susu dilaporkan meninggal dunia di Mina. Diketahui, jemaah tersebut bernama Nanik Mulyani (66), asal Kabupaten Boyolali. Jemaah tersebut wafat pukul 07.34 Waktu Arab Saudi (WAS).

“Ibu Hj Nanik Mulyani, Regu 2 rombongan 1 Kloter 93. Wafat tadi pagi Waktu Arab Saudi (WAS), di Mina hari akhir ambil nafar awal,” kata Pembimbing Haji dari KBIH NU Arofah, Mudzakir, melalui pesan singkat, Selasa (18/6/2024).

Kondisi kesehatan jemaah tersebut dilaporkan menurun pagi tadi sebelum akhirnya meninggal dunia. Hal senada disampaikan, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Boyolali, Sauman. “Iya betul. Kami masih menunggu informasi lengkap dari Ketua Kloter. Wafat di mana, sakit apa, jam berapa,” kata Sauman.

Terpisah, Kasubag Humas PPIH Embarkasi Solo, Gentur Rachma Indriadi, juga mengkonfirmasi ada jemaah haji dari Boyolali yang wafat di Arab Saudi. Selain dari Boyolali, juga ada satu jemaah dari Kabupaten Sukoharjo. Laporan diberikan oleh ketua kloter.

Diketahui, jemaah haji Kloter 98 Rombongan 7 Embarkasi Solo, Dwi Suryo Abdulloh (56), tersebut merupakan warga Jombor, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo.

“Meninggal habis melempar jumrah aqobah,” kata Gentur.

Setelah prosesi lempar jumrah selesai, lanjutnya, rombongan kloter 98 kemhali ke hotel di Mekah. Almarhum sempat berkumpul dengan teman-temannya di hotel, dan melakukan aktivitas biasa.

“Informasinya, tiba-tiba meninggal mendadak di kamar,” ucapnya.

Dia belum mengetahui pasti penyebab kematian korban karena masih ditangani oleh tim dokter maktab. Pihaknya, masih menunggu informasi lebih lanjut.

Dihubungi terpisah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukoharjo Muh Mualim menambahkan, korban direncanakan akan dimakamkan di Tanah Suci.

“Jenazah akan dimakamkan di Tanah Suci,” kata Mualim. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini