Riset Grup PUI Javanologi Gelar Sosialisasi Penguatan Moderasi Beragama untuk KKG Guru PAI Kecamatan Serengan Surakarta

SOLO (sigijateng.id) – Hibah Grup Riset HGR) Pusat Unggulan Iptek (PUI) Javanologi mengadakan sosialisasi penguatan moderasi beragama untuk Kelompok Kerja Guru (KKG) bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Kecamatan Serengan di aula SDN Kemasan 1. Selasa, (11/6)

Kegiatan tersebut dimaksudkan meneguhkan peran PUI Javanologi dalam menguatkan komitmen kebangsaan dan nilai kebudayaan di masyarakat. Sebab PUI Javanologi sebagai garda terdepan dalam menempatkan nilai-nilai agama, tradisi, dan budaya Jawa sebagai the living values di tengah kehidupan bernegara. Sosialisasi dan penguatan budaya lokal berbasis pada agama tersebut sebagai bentuk tradisi yang tidak hanya dilestarikan tetapi juga dikembangkan melalui simpul-simpul budaya, lembaga pendidikan, dan komunitas tradisi di masyarakat termasuk KKG PAI.

Ketua Pelaksanaan Kegiatan, Fahri Setyo Utomo mengatakan, PUI Javanologi menilai masyarakat telah mempraktekkan tradisi, agama, dan budaya sebagai the living values bahkan menjadi way of life (mabda’ al-hayah) dengan versinya masing masing.

“Agama dan budaya di luar kampus ditampilkan beragam sesuai daya tangkap dan kemampuannya, PUI Javanologi berperan mengorganisir pengetahuan tersebut dan mengembalikan kepada masyarakat sebagai pengetahuan mereka,” kata Fahri

Sementara Pemateri Sosialisasi Mibtadin, menjelaskan PUI Javanologi secara konsisten menyebarkan nilai agama yang dikandung oleh tradisi dan budaya untuk penguatan paham keindonesiaan keislaman. Melalui KKG PAI Kec Serengan, menempatkan PAI berada pada dua aspek: philosopical clarification dan factual clarification, antara islam in book dan islam in action sehingga bisa mengembangkan empat semangat yaitu: ar ruh al-insaniyah, diniyah, wathoniyah, dan ta’adudiyah.

“Salah satu bentuk nyata yang bisa dilakukan guru PAI adalah menanamkan nilai-nilai moderasi beragama dan pengelolaan institusi pendidikan secara non diskriminatif,” jelasnya.

Ia menambahkan, sosialisasi tersebut menekankan peran PUI Javanologi dalam pengembangan budaya Jawa untuk penguatan moderasi beragama dapat dilakukan dengan penanaman nilai-nilai agama baik melalui pendidikan formal dan nonformal, pendidikan masyarakat, pendidik, pengelola pendidikan, dan pegembangan bahan ajar.

PUI Javanologi memandang pentingnya memposisikan KKG PAI Kec Serengan sebagai agen penguatan wawasan kebangsaan dan agen moderasi beragama mampu mengambil peran aktif dalam menghadapi persoalan yang dihadapi di sekolah masing masing.

Selain itu, Miftaddin menuturkan, PUI Javanologi memiliki watak dinamis dalam membumikan nilai keislaman, kebudayaan, dan keindonesiaan, termasuk mewujudkan SDM guru PAI yang berkompeten berjiwa moderat dalam beragama dan berwawasan kebangsaan berdasar empat pilar: Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945.

“Paradigma ini dipahami PUI Javanologi sebagai tempat pengembangan pengetahuan Islam Jawa sekaligus ruang pendadaran nasionalisme. Bagi PUI Javanologi pengembangan SDM berwawasan keislaman dan kebangsaan melalui pendidikan karakter menjadi sumbangan yang besar bagi terwujudnya masyarakat yang damai, rukun, dan saling menghargai sebagai manifestasi moderasi beragama,” pungkasnya. (riya)

Baca Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini