Program Ketahanan Pangan Nasional, Kodam lV/Diponegoro Panen 1.500 Ton Jagung di Kendal

Pangdam IV Diponegoro melakukan panen raya jagung di Dusun Pablengan Desa Sidokumpul Patean. Sabtu (22/6). Foto: Istimewa

Kendal (sigijateng.id) – Kodam lV/Diponegoro melakukan panen tanaman jagung dengan menghasilkan 1.500 ton di lahan milik TNI di perkebunan jati Pablengan Desa Sidokumpul, Patean, Kendal. Kegiatan tersebut sebagai upaya dalam menjaga program ketahanan pangan nasional.

Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Deddy Suryadi mengatakan, banyaknya tanaman jagung di wilayah Pablengan Desa Sidokumpul ini, warga bisa berinovasi dalam metode pengelolaan hasil panen jagung mereka.

“Jadi petani tidak hanya menanam jagung lalu menjualnya, tetapi berinovasi dengan mengolah hasil panen jagung menjadi mempunyai nilai lebih tinggi, dan menjadi produk yang di banggakan khususnya dari Pablengan,” katanya.

Mayjen TNI Deddy Suryadi menambahkan, terkait program ketahanan pangan, merupakan tindak lanjut dari pemerintah agar memanfaatkan lahan lahan produktif sesuai dengan karakter wilayah masing masing.

“Kami berharap dengan adanya kerjasama antara Kodam lV/Diponegoro dengan pemerintah daerah,dan pihak swasta, dalam hal ketahanan pangan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya petani di area Pablengan ini,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Kendal Dico M Ganinduto memaparkan bahwa lahan persawahan produktif di Kendal sekitar 23.000 hektare dengan hasil panen padi sekitar 132.000 ton per tahun dan produktifitasnya 62,64 Ku/Ha atau 21 ribu hektar.

“Melihat produksi jika dibanduig jumlah penduduk kabupaten Kendal kita mengalami surplus, begitu juga produksi jagung dihitung jumlah ternak dengan hasil panen juga surplus, dan hasilnya tidak hanya dijual di kabupaten Kendal,” tutur Dico.

Bupati menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Kodam IV Diponegoro  atas kolaborasi dalam program ketahanan pangan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani di kabupaten Kendal.

“Tentunya dengan kehadiran TNI kita tetap berkolaborasi dalam mengatasi permasalahan ketahanan pangan di Indonesia khususnya di kabupaten Kendal,kedepan kami Pemda kabupaten Kendal siap bersinergi dengan kodam lV/Diponegoro untuk terus memaksimalkan ketahan. Pangan di kabupaten Kendal dan meningkatkan kesejahteraan petani,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Diponegoro, Takim menyatakan bahwa pihaknya bersama 320 mitra petani binaan Kodam IV/Diponegoro yang menggarap lahan tersebut siap merealisasikan pertanian yang terintegrasi guna menunjang program Ketahanan pangan nasional.

“Kami pun bekerjasama dengan mitra  terkait dalam rangka mensejahterakan petani dan meningkatkan hasil pertanian yang mana hasil panen saat ini antar 6 – 7 ton perhektar, menjadi sekitar 9 – 10 ton perhektar di masa tanam mendatang,dan kami juga bekerja sama dalam penyerapan hasil panen dari petani secara maksimal,” bebernya. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini