Pemilu 2004 di Jateng Berjalan Lancar, Partisipasi Pemilih Melebihi Target

Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana saat membuka rapat koordinasi (Rakor) dukungan elemen satuan kerja (DESK) Pilkada Serentak tahun 2024 Provinsi Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Selasa, 26 Maret 2024. ( foto humas pemprov jateng)

SEMARANG (sigijateng.id) – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana menyatakan pemilu 2024 di Jateng berlangsung lancar dan aman.

Kesuksesan penyelenggaraan Pemilu 2024 lalu dilihat dari beberapa indikator, di antaranya tingkat partisipasi pemilih di Jawa Tengah yang mencapai 82,5 persen atau di atas target 80 persen.

“Tahapan Pemilu 2024 juga berjalan lancar, situasi dan kondisi berlangsung secara kondusif, aman, dan tertib. Bahkan, kerja pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tidak ada gangguan sama sekali,” kata Nana saat membuka rapat koordinasi (Rakor) dukungan elemen satuan kerja (DESK) Pilkada Serentak tahun 2024 Provinsi Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Selasa, 26 Maret 2024.

Dikatakan Nana kesuksesan penyelenggaraan Pemilu 2024 dapat menjadi tolok ukur kesuksesan Pilkada Serentak tahun 2024. Pilkada serentak yang akan memilih gubernur, wali kota, dan bupati akan digelar November mendatang.

“Pemilu 2024 ini menjadi pembelajaran dalam pelaksanaan Pilkada ke depan,” tegas Nana.

Disisi lain, Nana Sudjana menyatakan keprihatinanya atas meninggalnya para petugas Pemilu 2024 di Jateng. Ada sebayak 67 petugas pemilu di wilayah Jawa Tengah yang meninggal. Iapun berharap tidak terulang pada ajang Pilkada serentak 2024, yang akan digelar November 2024 mendatang.

“Ini memperihatinkan karena cukup banyak, ada 67 yang meninggal. Ini akan menjadi evaluasi kita bersama, agar hal ini tidak terjadi lagi di Pilkada yang akan dilaksanakan pada beberapa waktu ke depan,” kata dia.

Jumlah 67 orang itu terdiri dari KPPS, PPK, pengawas pemilu, pantarlih, hingga anggota Satlinmas. Oleh karenanya, persoalan itu perlu menjadi bahan evaluasi bersama

Pada Pilkada Serentak 2024, akan memilih Gubernur-Wakil Gubernur, Bupati-Wakil Bupati, dan Walikota-Wakil Walikota di wilayah Provinsi Jawa Tengah. KPU telah menetapkan tanggal pemungutan suara Pilkada Serentak pada 27 November 2024 mendatang.

Oleh karenanya, kegiatan rakor ini untuk menyinkronkan dan menyinergikan persiapan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 di Jawa Tengah.

“Dalam rakor ini juga ada beberapa narasumber yang nanti akan memberikan pendalaman terhadap kesiapan, pelaksanaan, dan tentunya evaluasi yang akan dilakukan. Ini akan ditindaklanjuti di masing-masing kabupaten/kota,” kata Nana.

Nana meminta DESK Pilkada bekerja optimal dalam mewujudkan pilkada berkualitas. Maka dari itu, setiap permasalahan yang berpotensi muncul harus segera diketahui sejak dini. Setelah itu dilaporkan kepada pimpinan masing-masing, sehingga bisa cepat diambil langkah dan kebijakan penyelesaian masalah.

“Pilkada bisa berjalan kalau situasi kondusif. Semua saling ketergantungan. Kita harus sinergi dan kuncinya di sinergitas itu. Forkopimda harus solid dan bersinergi, kalau ada masalah itu tugas kita bersama,” katanya. (aris)

Baca Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini