Pantura Demak-Kudus Kembali Lumpuh Diterjang Banjir, Polda Jateng Rekayasa Arus Lalu Lintas

Kapolda Jateng Irjen Pol. Ahmad Luthfi didampingi Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Deddy Suryadi dan Kapolres Demak saat meninjau lokasi banjir di Demak, Minggu (17/3/2024). Foto : Istimewa

Semarang (sigijateng.id) – Lagi, ruas jalan Pantura penghubung Kudus dan Demak lumpuh dan tak bisa dilewati. Pasalnya, banjir setinggi 1 meter kembali menggenangi jalan Pantura, akibat jebolnya beberapa tanggul di Sungai Wulan, sejak Jumat (15/03) hingga Minggu (17/03).

Tanggul jebol akibat terjangan air di Sungai Wulan yang debitnya meningkat saat diguyur hujan intensitas tinggi dalam beberapa hari ini. Merespon cepat kondisi itu, Polda Jawa Tengah turun tangan melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Ahmad Lutfi mengatakan, rekayasa pengalihan arus agar kendaraan bisa melintas adalah melalui jalur alternatif dari Kudus ke Demak memutar melalui Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara.

Selain itu, pihak Polda Jawa Tengah juga menyiapkan sejumlah kantong parkir bagi kendaraan bertonase tinggi. Kantong parkir ini disiapkan di sepanjang ruas dari Kudus ke Demak untuk kendaraan beristirahat sementara waktu.

“Kita pikirkan kendaraan-kendaraan bertonase sumbu 3. Kini kita sudah siapkan beberapa kantong parkir agar kendaraan bisa istirahat akibat jalan lumpuh. Kantong parkir itu berada di jalur Kudus-Demak dengan penjagaan polisi lalu lintas,” ujar Irjen Pol Ahmad Luthfi.

Di hadapan para wartawan saat mengunjungi posko pengungsian di aula DPRD Kudus, Minggu (17/03), Ahmad Lutfi berharap hujan segera reda, sehingga air di Sungai Wulan segera surut.

“Kondisi debit air Sungai Wulan yang mengalir di wilayah Kudus dan Demak hingga saat ini arusnya sangat deras. Saya berharap hujan tidak kembali turun dan debit air sungai bisa segera surut,” terangnya.

Untuk diketahui, Satlantas Polres Demak juga melakukan rekayasa lalu lintas agar mobilitas kendaraan bisa melintas. Yakni mengalihkan kendaraan kecil yang akan menuju Pati dan Surabaya, dialihkan melalui jalur Trengguli menuju Mijen-Welahan-Jepara-Kudus-Pati.

Tentu akibat pengalihan jalur dari Demak menuju Welahan hingga masuk di Kudus, tingkat kepadatan arus kendaraan pun meningkat.

Pihak Satlantas Polres Kudus intens berkoordinasi dengan Satlantas Polres Rembang dan Pati, agar mengarahkan kendaraan bersumbu tiga menuju Semarang melalui Blora maupun Grobogan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Satlantas Polres Pati mau pun Rembang, agar truk bersumbu diarahkan ke jalur Blora maupun Grobogan, menyusul jalur lewat Jepara cukup padat,” ujar Kaur Bin Ops (KBO) Satlantas Polres Kudus Iptu Noor Alifi.

Sedangkan untuk pengalihan arus lalu lintas, Satlantas Polres Kudus juga sudah memasang petunjuk agar para pengemudi tidak kebingungan. Sementara jalur Undaan-Grobogan saat ini sedang ada perbaikan Jembatan Babalan sehingga kondisinya juga cukup padat.

“Kami terus koordinasi dengan Polres Demak terkait arus di jalur alternatif. Sampai saat ini, kondisi jalan masih aman dilewati dua arah kendaraan sumbu tiga meskipun arus lalu lintas lumayan padat, tapi tetap bisa jalan terus,” pungkasnya. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini