Mahasiswa KKN UIN Walisongo Meriahkan Festival Ndas Maling di Kecamatan Genuk

SIGIJATENG.ID – Kecamatan Genuk Kota Semarang kembali mengadakan Festival Jajanan pasar “Ndas Maling” yang diikuti oleh mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Posko 29 serta seluruh kelurahan di kecamatan Genuk pada hari Minggu ( 30/6). Acara ini digelar di Taman Bangetayu Wetan, Genuk.

Acara Festival Jajanan pasar ini dihadiri oleh ratusan warga yang antusias mengikuti acara. Festival ini menampilkan beragam jajanan pasar tradisional yang legendaris termasuk kue-kue seperti klepon, getuk, serabi, dan aneka jajanan lainnya. Tidak ketinggalan, hidangan utamanya yaitu “Ndas Maling” yang menjadi jajanan khas daerah kecamatan Genuk yang menjadi ikon festival ini. Setiap kelurahan membuat gunungan jajanan pasar yang dihias sekreatif mungkin, karena akan dinilai oleh pihak panitia, nantinya gunungan yang paling kreatif akan keluar sebagai juara.

Acara dibuka secara resmi oleh camat Genuk Drs. Suroto. Dalam sambutannya Suroto menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta dan panitia yang telah antusias memeriahkan acara ini.

“Festival ini tidak hanya sebagai pengisi hiburan, tatapi juga sebagai ajang untuk mempererat silaturahmi warga dan melestarikan budaya kita,” ujar Suroto

Camat menjelaskan asal muasal jajanan pasar ‘Ndas Maling’ yang ada di kecamatan Genuk.

“Filosofinya itu berasal dari kelurahan kudu, kebetulan disana itu banyak direpotkan dengan kerusuhan akhirnya kita ada kearifan lokal bawaan ndasnya saja yang kita makan sehingga malingnya jadi hilang”.

“Mento tapi bukan mento tapi ya itu ibuku dulu bilang iki lho makanan ndas maling kayak gini. Kalau nanti besok nenek sudah ada bisa dilanjutkan sama yang muda. Seperti itu jadi sekarang di utarakan di kecamatan genuk di taman ini dilombakan 13 kelurahan, nah itu di buatkan monumen makanan ndas maling” Ujar Pak Sutrisno salah satu tokoh masyarakat yang mengikuti festival ini.

Acara ini menyuguhkan tontonan atraksi barongsai, dilanjut dengan penampilan yel-yel dari setiap kelurahan di kecamatan genuk. Masing-masing kelurahan menunjukan semangat dan kreativitas mereka dalam yel-yel yang penuh energi, membawa festival menjadi semakin meriah.

Festival ini dihadiri oleh walikota semarang yaitu Dr. Ir. Hj. Hevearita Gunaryanti Rahayu, akrab disapa Mba Ita.
Wali kota datang untuk ikut serta memeriahkan festival jajanan pasar di kecamatan Genuk dan juga mencicipi makanan khas genuk ‘Ndas Maling’.

“Ini ada kegiatan jajanan pasar banyak jajanan pasar yang khas ya di kecamatanGenuk tapi ada yang unik yaitu ndas maling. Nah ini memang harus di kembangkan sehingga orang itu akan tahu bahwa ndas maling ini asalnya dari Genuk. Kalau ini nantinya bisa jadi makanan khas Genuk dan dicari oleh masyarakat banyak dan wisatawan. Ya nanti setiap kali ada kegiatan ya harus menampilkan ndas maling itu ya,” kata dia..

Acara penutupan dilaksanakan pada pukul 16.00 WIB, diiringi dengan pengumuman pemenang menghias gunungan jajanan pasar dan rebana, disusul dengan para warga yang mengerumuni setiap gunungan jajan pasar untuk berebut jajanan pasar.

Festival Jajanan Pasar Ndas Maling di Kecamatan Genuk tahun ini berhasil menarik ribuan pengunjung dari berbagai daerah. Diharapkan, acara ini dapat terus diselenggarakan setiap tahun untuk menjaga dan memperkenalkan warisan kuliner serta budaya lokal kepada generasi muda. (nisak/kkn)

Baca Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini