Kematian Pria Tergeletak di Depan Kamar Kos dengan Mulut Luka, Polisi Ungkap Hal Berikut Ini

Ilustrasi. Foto: pixabay.com

Batang (sigijateng.id) – Polisi akhirnya mengungkap hasil pemeriksaan dalam temuan mayat pria dengan mulut berdarah di depan sebuah kos di Kalibeluk, Warungasem, Batang. Korban diketahui bernama AR (35) tercatat sebagai warga Krompeng, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan.

Kasat Reskrim Polres Batang, AKP Imam Muhtadi saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut mengatakan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan awal, hingga saat ini polisi tidak menemukan unsur pidana di kasus itu.

“Dari hasil pemeriksaan awal, dipastikan, korban meninggal akibat sakit, karena tak ada tanda-tanda penganiayaan,” kata dia, Minggu (16/6/2024).

Berdasarkan pemeriksaan, korban diduga meninggal akibat penyakit jantung. Adapun luka yang ada di tubuh korban diduga kuat akibat terjatuh.

“Adapun luka sobek di mulut dan dagu korban yang mengeluarkan darah dipastikan akibat benturan keras saat korban jatuh tersungkur hingga bagian wajah terbentur lantai,” ungkapnya.

Meski demikian, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan lengkap oleh tim DVI Polda Jateng.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, warga Desa Kalibeluk, Kecamatan Warungasem, Batang, digemparkan dengan adanya sosok penghuni kos yang ditemukan tergeletak dan sudah tidak bernyawa, Jumat (13/6).

“Kondisinya tersungkur, ada darah di mulutnya. Saya dapat informasi itu dari adik saya (istri korban), saya langsung ke sini,” kata Masruri (37) kakak ipar korban, kepada wartawan di lokasi kejadian,

Masruri menyebut pada Kamis (13/6) sekitar pukul 22.00 WIB, Rudi sempat mengabari istrinya untuk mengambil uang di tempat kos. Namun karena sudah malam, istrinya memutuskan untuk pagi-pagi datang ke tempat kos tersebut.

Tubuh korban tertelungkup dengan mulut korban yang mengeluarkan darah di depan kamar kosnya. Korban yang diketahui bernama AR (35) pertama diketahui oleh istrinya saat kembali ke tempat kos usai dari rumah orang tuanya.

Istri korban langsung melaporkan hal tersebut ke pemilik kos kemudian diteruskan laporan ke polisi. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini