Karyawan Swasta di Wonogiri Gelapkan Uang Kantor Ratusan Juta Buat Bayar Utang Pribadi, Terancam 5 Tahun Penjara

Ilustrasi. Foto : Istimewa

Wonogiri (sigijateng.id) – Seorang karyawan swasta di Wonogiri, Jawa Tengah, menggelapkan uang perusahaan hingga setengah miliar rupiah lebih. Uang tersebut digunakan pelaku untuk kepentingan pribadi, yakni membayar utang.

“Karyawan swasta di Wonogiri melakukan penggelapan uang perusahaan hingga setengah miliar,” kata Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., melalui pers rilis yang diterima, Sabtu (16/3/2024).

Ia mengatakan, karyawan swasta atau pelaku itu adalah SBP (31),warga Kecamatan Selogiri Kabupaten Wonogiri. Uang yang digelapkan itu milik perusahaan tempat ia bekerja yakni PT. Raja Tunggal.

“Uang yang digelapkan sebesar Rp 551 juta. Pelaku menggunakan uang perusahaan itu untuk kepentingan pribadi,” ungkap Anom.

Anom menjelaskan, SBP melancarkan aksinya mulai dari 2022 sampai 2023. Saat itu pelaku tidak melaporkan data transaksi dan nota piutang. Jadi ada data transaksi dan nota piutang yang tidak sesuai dengan laporan perusahaan.

“Perusahaan kemudian melakukan audit internal dan mendapati ketidaksesuaian mutasi pembayaran dan nota piutang serta transaksi bukti tranfer yang sebelumnya dilaporkan dilakukan oleh pelaku. Dan ternyata belum dilakukan pembayaran tersebut,” terang Anom.

Atas temuan itu, kata Anom, perusahaan melaporkan SBP ke Polres Wonogiri. Polisi kemudian melakukan penyelidikan. Pelaku diamankan pada Selasa (12/3/2024).

“SBP kini telah ditahan di Polres Wonogiri guna mempertanggungjawabkan perbuataanya,” kata Anom.

Terkait peruntukan uang yang digunakan pelaku, Kasat Reskrim Polres Wonogiri, Iptu Yahya Dhadiri mengungkapkan jika digunakan untuk sejumlah keperluan.

“Untuk uang dari perusahaan digunakan untuk membayar utang pelaku di tempat lain dan digunakan untuk biaya hidup sehari-hari,”kata Yahya.

Atas perbuataanya pelaku di jerat Pasal 374 KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 Tahun penjara. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini