Jokowi Nyatakan Banyak Negara Alami Ketidakstabilan Global, Dari Segi Ekonomi hingga Politik

Presiden Joko Widodo menyampaikan Pidato di Sidang Kabinet Paripurna. Foto : Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden

Jakarta (sigijateng.id) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara Jakarta menyatakan bahwa ketidakstabilan dari segi ekonomi dan politik sedang terjadi di banyak negara.

Dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jokowi merasa lega Indonesia mengalami kenaikan daya saing yang signifikan berdasarkan ranking daya saing negara di tahun 2024.

Indonesia yang sebelumnya menduduki peringkat 44 kemudian naik menjadi 34 dan hingga kini masih mengalami kenaikan di ranking 27 berdasarkan data World Competitiveness Ranking.

Kenaikan itu megalahkan Inggris, Malaysia, Jepang, Filipina, dan Turki yang rangkingnya turun dan berada di bawah Indonesia.

“Tidak mudah memperbaiki perigkat di kondisi dunia yang tidak menentu seperti sekarang ini,” kata Jokowi, Senin 24 Januari 2024.

Kondisi dunia yang tidak menentu ini mengakibatkan negara sulit untuk memposisikan negara dalam mengembangkan persaingan.

Kementerian dan Lembaga negara diminta untuk bisa memahami kondisi global dan ekonomi nasional dalam menjaga produktifitas dan persaingan nasional.

Kondisi stabilitas politik, produktifitas, dan kestabilan mata uang menjadi faktor penting dalam mempertahankan kestabilan nasional dalam meningkatkan persaingan di kancah imternasional.

Meskipun Indonesia mengalami peningkatan, namun Joko Widodo menekankan bahwa ada dua hal yang mengakibatkan Indonesia dipandang lemah yaitu sedikitnya infrastruktur kesehatan dan pendidikan.

Secara khusus Joko Widodo menyampaikan bahwa stabilitas politik di Indonesia menjadi fokus perhatian yang penting karena ketidakstabilan politik menjadi kunci dalam persaingan global.

Jokowi juga berpesan untuk hati-hati dalam menanggapi isu-isu negatif yang beredar untuk mengendalikan stabilitas pasar di Indonesia dan terus menyampaikan isu dan hal-hal yang positif dalam meyakinkan pasar secara internasional dalam membangun persaingan global. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini