Jelang Mudik Lebaran 2024, Jalingkut Kota Tegal-Brebes Diperbaiki, Polisi Mulai Rekayasa Lalu Lintas

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Tengah – DI.Yogyakarta saat melakukan perbaikan Jembatan Comal (Ruas Bts Pemalang – Bts Kota Pekalongan). Foto : Dok. binamarga.pu.go.id

Tegal (sigijateng.id) – Menjelang arus mudik lebaran yang tinggal beberapa pekan lagi, ruas jalan lingkar utara (Jalingkut) penghubung Kota Tegal dan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, diperbaiki. Perbaikan ruas jalan ini dilakukan dengan pembetonan badan jalan.

Perbaikan ini disebut akan memakan waktu hingga delapan bulan, sehingga tidak akan selesai hingga Lebaran nanti. Jalan penghubung Kota Tegal dan Brebes ini merupakan jalur untuk mengurangi kepadatan kendaraan di jalur Pantura dalam Kota Tegal hingga Brebes.

Pihak jajaran Polres Tegal Kota, Jawa Tengah, telah memulai langkah rekayasa lalu lintas. Langkah ini diambil untuk memperlancar arus mudik maupun arus balik. Salah satu langkah rekayasa lalu lintas yang dilakukan adalah di Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) Tegal-Brebes.

Rekayasa lalu lintas di Jalingkut ini melibatkan pengalihan kendaraan-kendaraan berat seperti bus dan truk yang biasanya melintas di dalam kota, dialihkan ke Jalingkut. Pihak polisi memberlakukan contra flow, mengubah lajur jalan yang semula empat lajur menjadi hanya dua lajur, karena adanya penyempitan akibat perbaikan jalan.

Kapolres Tegal Kota AKBP Rully Thomas mengatakan bahwa tujuan dari rekayasa lalu lintas ini adalah agar arus kendaraan yang melintas di Jalingkut ke arah barat (Jakarta) dan sebaliknya ke timur (Semarang) melalui Kota Brebes tidak terganggu dan tetap lancar.

“Rekayasa ini juga diharapkan dapat mengurangi kepadatan arus lalu lintas di dalam kota dan mengurangi gangguan bagi masyarakat sekitar,” jelas AKBP Rully Thomas, Senin (18/3).

Sementara itu, staf teknik PPK 1.1 Binamarga Jawa Tengah Ruas Losari-Pemalang, Dwi Deny Apriliano menerangkan, perbaikan jalur ini tidak sampai mengganggu proses arus mudik April nanti. Sebab, saat arus mudik atau H-10 Lebaran, pekerjaan akan dihentikan.

Kemudian jalan baru tersebut bisa digunakan secara fungsional. Deny mengatakan, saat arus mudik nanti akan diberlakukan fungsional satu jalur dengan tetap bisa melewati Jalingkut.

“Jadi H-10 semua pekerjaan off. Nanti fungsional, dan pekerjaan akan dilanjutkan habis Lebaran,” kata Deny kepada awak media, Senin (18/3/2024).

Deny mengungkapkan, perbaikan ruas Jalingkut dilakukan sejak 13 Maret dengan target selesai 8 bulan ke depan. Pekerjaan dimulai dari ruas jalan sisi selatan atau arah timur ke barat.

“Sepanjang 1,11 kilometer kegiatan konstruksi beton. Sesuai kontrak selesai 8 bulan atau Oktober-November 2024 selesai. Anggarannya kurang lebih Rp 19 miliar,” ungkapnya. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini