Geger, Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Kali Sambong Batang, Keluarga Berharap Begini

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Batang (sigijateng.id) – Sesosok mayat dengan jenis kelamin pria ditemukan mengapung di Kali Sambong di bawah jembatan Sambong, Kecamatan/Kabupaten Batang menggegerkan warga, Rabu (19/06) pagi.

Penemuan mayat tersebut juga menyebabkan jalan raya di jalur Pantura Batang Kota sempat tersendat. Sebab, ratusan pengendara memilih menepi untuk sekedar melihat mayat tersebut.

Proses evakuasi mayat yang berlangsung cepat dilakukan dari tim gabungan Polres Batang, Polairud, hingga Dinas Kesehatan. Kondisi tubuh mayat sudah kaku. Saat ini posisi mayat berada di ruang pemulasaran jenazah RSUD Kalisari Batang.

Sementara itu pihak kepolisian setempat belum bisa menyimpulkan atas penemuan mayat tersebut. Polisi masih melakukan proses pengumpulan data untuk meminta keterangan sejumlah saksi.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, hingga saat ini tidak ditemukan bekas penganiayaan ataupun bekas luka. Kasatreskrim Polres Batang, AKP Imam Muhtadi saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa penemuan mayat tersebut .

“Ya pagi hari ini rabu 19 Juni 2024, sekitar jam 06.30, kami mendapatkan informasi dari masyarakat adanya mayat yang di sungai sambong,” katanya, melalui sambungan telepon, Rabu (19/6) siang.

Disebutkan, pihaknya sudah menemukan identitas korban. Bahkan, dari keluarga korban sudah mengecek posisi jenasah yang berada di ruang pemulasaran jenazah RSUD Kalisari Batang.

“Dari hasil pemeriksaan sementara tidak ada luka-luka. Namun, kami masih akan menunggu hasil pastinya dari keterangan otopsi yang dilakukan Bidokkes Polda Jateng,” terangnya.

Menurut informasi yang dihimpun, korban diketahui bernama MG (16), warga Bogoran, Kelurahan Kauman, Kecamatan Batang. Korban ternyata sudah menghilang sejak malam takbiran Idul Adha atau tiga hari lalu.

“Minggu malam (16/6), itu tepatnya saat malam takbiran dia keluar rumah. Jam berapanya kurang jelas. Dijemput teman, namanya Fadel temannya,” kata Candra Haryono (43) ayah korban kepada wartawan saat ditemui di selasar ruang pemulasaran jenazah RSUD Kalisari Batang, Rabu (19/6).

Chandra menyebut tidak hanya anaknya yang menghilang. Teman anaknya, Fadil juga hingga saat ini belum juga ditemukan.

Dirinya berharap hasil otopsi yang dilakukan Biddokkes Polda Jateng bisa mengungkap penyebab kematian anaknya. Jika memang tidak wajar, maka bisa terungkap.

“Harapan keluarga biar terungkap siapa pelaku itu, siapa di balik  semua ini, perbuatan siapa nanti bisa terungkap, biar otopsi berjalan. Siapa teman dekat dia berapa orang yang terlibat,” terang dia penuh harap. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini