Ditinggal Pergi ke Ladang, 6 Rumah Warga di Lereng Gunung Prau Sukorejo Kendal Ludes Terbakar

6 Rumah Warga di Lereng Gunung Prau Sukorejo Kendal Ludes Terbakar. Foto : Istimewa

Kendal (sigijateng.id) – Setidaknya 6 (enam) rumah warga semi permanen yang berada di lereng Gunung Prau wilayah kecamatan Sukorejo Kendal, ludes terbakar rata dengan tanah, Jumat (7/6/2024).

Enam rumah warga semi permanen yang terbakar tersebut tepatnya berada di Desa Genting Gunung kawasan padat pemukiman penduduk tersebut. Beruntung dalam persitiwa tersebut tidak ada korban jiwa.

Selain 6 rumah warga yang terbakar, satu unit sepeda motor juga tak luput dari amukan api yang dengan mudah cepat merambat meluluhlantahkan rumah warga berbahan baku papan kayu.

mengatakan, “Kebakaran ini kali pertama diketahui sejumlah warga yang sedang duduk-duduk ngobrol. Kobaran api berasal dari rumah Muhani. Begitu didekati ternyata benar bahwa rumah tersebut terbakar,” kata Kapolsek Sukorejo AKP Agus Wibowo saat dihubungi melalui telepon.

AKP Agus Wibowo menuturkan, melihat kejadian tersebut warga langsung meminta bantuan menghubungi Polsek Sukorejo dan pemadam kebakaran. Selanjutnya warga bergotong royong berusama ikut memadamkan kobaran api.

“Mendapat laporan warga Polsek Sukorejo bersama petugas pemadam kebakaran mendatangi TKP kebakaran rumah tersebut.Jarak tempuh dari polsek sekitar 30 menit sehingga sampai di lokasi api sudah menjalar ke rumah warga lainya,” jelasnya.

Selang dua jam kemudian, kobaran api berhasil dipadamkan berkat kerjasama antara warga, pemadam kebakaran, TNI Polri serta Pemdes setempat

“Dugaan penyebab kebakaran berasal dari rumah Muhani yang berasal dari tungku yang belum dimatikan namun sudah ditinggal pergi ke kebun bersama istrinya. Karena lokasi rumah yang berdekatan akhirnya api menjalar dan membakar 5 rumah warga lainya,” terang AKP Agus.

Diketahui, enam rumah yang terbakar yakni rumah semi permanen milik Muhani, rumah semi permanen milik Fauzan, rumah semi permanen milik Iskandar, rumah permanen milik Muaziz, rumah kosong milik Fahrudin dan rumah semi permanen milik Slamet.

“Kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa akan tetapi kerugian materil yang diderita ke 6 korban mencapai sebesar Rp 350 juta. Hingga saat ini masih proses penyelidikan guna penaganan lebih lanjut,” pungkasnya. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini