Bona Ventura Minta Karateka Jateng Bisa Menjaga Harga Diri dan Mertabat di PON XXI 2024

Ketua Umum KONI Jateng, Bona Ventura Sulistiana mendapat laporan tentang program Pelatda Tim Forki dari Bambang Raya Saputra. ( foto dok koni jateng)

SEMARANG (sigijateng.id) – Ketua Umum KONI Jateng, Bona Ventura Sulistiana memotivasi langsung kepada 13 karateka yang  akan tampil di ajang PON XXI 2024 Aceh -Sumut September mendatang.

Hal tersebut dilakukan pada saat Bona melakukan kunjungan di pemusatan latihan daerah (Pelatda) untuk menghadapi PON XXI Aceh – Sumut, di Bandungan, Kabupaten Semarang, Kamis 20 Juni 2024.

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka melakukan monotoring dan evaluasi (monev) di basecamp karate di Bandungan. Bona didampingi anggota tim monev lainya seperti Sekum Ade Oesman, Kabid Diktar Handoyo, staf KONI Abdul Ghoni dan Indawati

Dalam menyemangati para atlet, Bona menekankan pentingnya memegang hakekat bushido. Bahwa karateka dalam berkiprah harus memegang teguh hakekat bushido.

Ada empat poin sebagai pegangan, yakni kesederhanaan, kesetiaan, penguasaan seni bela diri dan kehormatan sampai mati.  Sebagai atlet, maka penguasaan seni bela diri tentu menjadi fokus kalian dalam menghadapi lawan di atas matras.

‘’Kalian ini merupakan atlet pilihan dan karateka terbaik Jateng, maka dengan prinsip tadi, kalian akan menjadi atlet yang tangguh. Saya berharap kalian mampu menjaga harga diri dan mertabat Jateng. Tugas kalian di PON cukup berat, yakni berjuang sekuat tenaga untuk membela kehormatan Jateng,’’ kata Bona.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov Forki Jateng Bambang Raya Saputra didampingi tim manajer Bambang Wiryawan yang menerima rombongan dari KONI menyebutkan, persiapan atlet di pelatda berlangsung selama tiga bulan.

Dengan masa waktu ini, jika dimanfaatkan secara optimal, dia berharap target medali emas yang dbebankan kepada para atlet bisa terpenuhi.

‘’Kalau dari sisi teknis semua atlet memiliki perluang yang sama untuk meraih gelar juara. Tim pelatih pun saya kira juga sudah memiliki gambaran atlet yang diunggulkan,’’ kata  Bambang Raya sembari menambahkan tim ini setidaknya berusaha  mengulang raihan satu emas dan satu perak di  babak kualifikasi PON.

Dia mengajak semua pihak untuk saling membantu dalam memperisapkan atlet ini, sedangkan dia sebagai ketua Pengprov akan mencoba memenuhi kebutuhan nonteknis yang diperlukan untuk menunjang upaya peningkatan kualitas para karateka.

Tim Jateng berkekuatan 11 atlet, yakni Hera Irnandha yang turun di kelas  kumite di atas 68 kg putri,  Hasna Hapsari (di bawah 50 kg putri), Detrina Sabda Nugraha (Kata beregu putra), Agvyan Rizky (Kata beregu putra), Christhoper Edberg (Kata beregu dan perorangan putra).

Kemudian Alifa Milanisty (Kata beregu dan perorangan putri), Fatchiatuz Zahra (Kata beregu putri), Meidina Riani Putri (Kata beregu putri), Farizal Wahyu Adika (Kumite di atas 84 kg), Getta Syafada Aryadilana (di bawah 84 kg), Wahyu Mukti Wijaya (di bawah 60 kg). Pelatih yang menangani tim Jateng adalah Gutama Subagyo dengan asisten Angga Firmala Putra, serta tiga ofisial yakni Febryan Gede Saputra, Mohammad Anas dan Juni Listianto. (aris)

Berita Terbaru:

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini